Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kandungan Zat Besi Bubuk Daun Kelor (Moringa oleifera) Dengan Metode Pengeringan yang Berbeda Yanuliah, Tetih; Lisnawaty, Lisnawaty; Kohali, Rizki Eka Sakti Octaviani
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i1.1932

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman yang kaya nutrisi, salah satu kandungan gizi dalam kelor yang paling dikenal adalah zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan yang berbeda terhadap kandungan zat besi dalam bubuk daun kelor (Moringa oleifera). Desain penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL/CRD Completely Randomized Design) dengan satu kelompok kontrol (K0) dan dua kelompok perlakuan utama (K1 dan K2), dengan 4 kali pengulangan. Sampel penelitian adalah daun kelor yang memiliki warna hijau tua (daun tua) yang dibagi kedalam 3 kelompok yaitu kelompok kontrol tanpa perlakuan (K0), serta kelompok perlakuan dengan metode pengeringan sinar matahari (K1), dan kelompok perlakuan dengan metode pengeringan oven suhu 45 °C (K2). Metode penelitian menggunakan true experiment, analisis kandungan zat besi dengan uji laboratorium menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil analisis zat besi menunjukkan rata-rata 11,18625 ppm (K0), 7,98075 ppm (K1) dan 5,63500 ppm (K2). Uji hipoteisis menggunakan one-way ANOVA untuk melihat perbedaan kandungan zat besi daun kelor menunjukan nilai signifikan sebesar p = 0,000. Adapun hasil uji Post-Hoc Games Howell pada semua perlakuan menunjukan nilai signifikan <0,05.