Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kapasitas teknis P3A Warih Mulyo dalam merencanakan rehabilitasi saluran irigasi tersier di DI Tulangan, Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Kondisi saluran yang mengalami kerusakan fisik seperti retak, longsor, sedimentasi, dan belum adanya konstruksi permanen menyebabkan distribusi air irigasi tidak optimal sehingga berpotensi menurunkan produktivitas pertanian setempat. Tujuan kegiatan ini adalah menghasilkan dokumen perencanaan teknis yang meliputi survei kondisi eksisting, analisis dimensi saluran, gambar teknis, volume pekerjaan, dan Rencana Anggaran Biaya sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui sosialisasi, pelatihan survei teknis, workshop penyusunan desain, pendampingan perhitungan anggaran, dan validasi hasil bersama mitra. Data diperoleh melalui pengukuran lapangan, dokumentasi visual, wawancara, dan diskusi kelompok terarah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa P3A mampu terlibat aktif dalam proses identifikasi permasalahan, pengambilan data, dan memahami dasar-dasar penyusunan gambar teknis serta penghitungan kebutuhan biaya. Dari survei diperoleh bahwa saluran tersier sepanjang 698,75 meter memerlukan rehabilitasi menyeluruh dengan dimensi eksisting 40 x 40 cm. Dokumen teknis yang dihasilkan mencakup denah lokasi, potongan memanjang dan melintang saluran, volume pekerjaan, serta rencana anggaran biaya sebesar Rp229.500.000. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam perencanaan teknis irigasi serta menghasilkan dokumen yang dapat digunakan untuk pengajuan pembangunan ke instansi terkait. Pendampingan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pengelolaan irigasi dan mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. Kata Kunci : Irigasi; Rehabilitasi saluran; Perencanaan irigasi; Pemberdayaan masyarakat