Rabbani, Syauqi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Kelompok Tani melalui Penguatan Kelembagaan Korporasi Petani Sebagai Upaya Pengembangan Agribisnis Berkelanjutan di Desa Sungai Rebo Kabupaten Banyuasin Riswani; Mulyana, Andy; Lifianthi , Lifianthi; Yunita, Yunita; Sari, Dwi Wulan; Rabbani, Syauqi
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 5 No. 1 (2026): Januari, 2026
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v5i1.614

Abstract

Desa Sungai Rebo merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Kota Palembang dan memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi melalui sektor pertanian. Namun, potensi tersebut belum optimal karena kelembagaan petani masih lemah, sumber daya manusia pengurus terbatas dalam pengetahuan dan keterampilan manajerial, serta belum berbadan hukum sehingga sulit mengakses kerja sama dan bantuan pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi kelompok tani menjadi korporasi petani yang berorientasi bisnis, berbadan hukum, dan dikelola secara profesional. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara berkelanjutan kepada Kelompok Tani Bina Tani Berkah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta dari 41,87 menjadi 51,50. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Dengan demikian, pengabdian ini terbukti efektif dalam memperkuat kelembagaan petani menuju korporasi petani yang lebih mandiri dan berdaya saing Kata Kunci : Korporasi petani; pengembangan kelembagaan; agribisnis berkelanjutan; manajemen usaha tani
Arabic-Only Language Time and Productive Skills in an Indonesian Pesantren Baharun, Segaf; Mukhasibi, Abdullah; Rabbani, Syauqi
لســـانـنــا (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya Vol. 15 No. 2 (2025): لســـانـنــا (LISANUNA): Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya (Juli-Des
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan keguruan- UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ls.v15i2.32891

Abstract

ABSTRACT This study examines the effectiveness of Arabic-Only Language Time (AOLT) in enhancing the productive Arabic skills of students at Pesantren Darullughah Wadda’wah in East Java, Indonesia. The research aims to analyze how structured immersion practices influence students’ speaking fluency and writing accuracy within a pesantren sociocultural context. Using a qualitative case study design, data were collected through classroom observations, in-depth interviews, document analysis, and recordings of daily Arabic interactions. The findings indicate that AOLT significantly improves speaking fluency by increasing the frequency of spontaneous communication, fostering peer-driven correction, and reducing learners’ affective barriers. Writing proficiency also improves through greater lexical precision, syntactic accuracy, and enhanced coherence, largely supported by students’ expanded oral expression. The immersive setting of the pesantren characterized by communal discipline, hierarchical peer guidance, and consistent language enforcement plays a central role in amplifying learning outcomes. These results provide empirical evidence that immersive language environments rooted in cultural routines can produce robust linguistic gains. The study contributes to Arabic language pedagogy by highlighting immersion as a viable model for strengthening productive skills in Islamic educational institutions and recommends further research exploring quantitative measurements, digital immersion support, and comparative studies among various pesantren models. Keywords: language immersion; productive skills; Arabic language learning; pesantren environment.