Desa Sungai Rebo merupakan desa yang berbatasan langsung dengan Kota Palembang dan memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi melalui sektor pertanian. Namun, potensi tersebut belum optimal karena kelembagaan petani masih lemah, sumber daya manusia pengurus terbatas dalam pengetahuan dan keterampilan manajerial, serta belum berbadan hukum sehingga sulit mengakses kerja sama dan bantuan pengembangan usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi kelompok tani menjadi korporasi petani yang berorientasi bisnis, berbadan hukum, dan dikelola secara profesional. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara berkelanjutan kepada Kelompok Tani Bina Tani Berkah. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta dari 41,87 menjadi 51,50. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,012 (<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Dengan demikian, pengabdian ini terbukti efektif dalam memperkuat kelembagaan petani menuju korporasi petani yang lebih mandiri dan berdaya saing Kata Kunci : Korporasi petani; pengembangan kelembagaan; agribisnis berkelanjutan; manajemen usaha tani
Copyrights © 2026