Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong terjadinya digitalisasi pendidikan yang berdampak pada perubahan strategi pembelajaran serta pemanfaatan sumber belajar di sekolah. Salah satu bahan ajar yang masih banyak digunakan adalah Lembar Kerja Siswa (LKS), baik dalam bentuk cetak maupun digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap penggunaan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi di MTs Lab IKIP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru mata pelajaran dan siswa yang terlibat langsung dalam penggunaan LKS pada proses pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan LKS, khususnya LKS berbasis digital. Guru menilai LKS digital membantu penyampaian materi secara sistematis dan mendukung pembelajaran yang berpusat pada siswa, sedangkan siswa menilai LKS digital lebih menarik, mudah diakses, dan meningkatkan motivasi belajar. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan sarana teknologi, akses internet, serta perbedaan tingkat literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan fasilitas dan peningkatan kompetensi digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan LKS sebagai sumber belajar di era digitalisasi.