Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teknik Penyembunyian Data Non-Destruktif pada Citra Digital Menggunakan Metode End-of-File (EOF) dan Enkripsi AES-256 Farhan, Muhammad Ulya; Akbar, Fathul Barri; Fatin, Ammar; Harahap, Ariifah Yaasir
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, Mei 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i1.172

Abstract

Conventional cryptography and LSB steganography often suffer from detectability and visual distortion. This study proposes a non-destructive solution integrating End-of-File (EOF) steganography with AES-256 encryption to ensure data security without compromising carrier media quality. The method functions by appending encrypted data after the image file terminator, leaving the original pixel structure intact. Security is reinforced using AES-256 (CBC mode) and PBKDF2-HMAC-SHA256 with 100,000 iterations. Experimental results using the "PrivaSel" interface demonstrate perfect visual integrity, evidenced by identical histograms between original and stego images. Validation via Hex Editor confirms data insertion through a unique "AES-EOF" marker. Consequently, this system achieves an optimal balance between confidentiality and invisibility, preserving 100% of carrier media integrity for secure digital exchange.
Analisis Mekanisme Pertahanan Sistem Operasi Terhadap Berbagai Variasi Virus Komputer Modern Al-Qudsyi , Habib Habsyi; Qalbi, Syifa Ul; Sofiyani , Nur Amelia; Matondang, Ahmat Fahri; Harahap, Ariifah Yaasir; Sandria, Vanes Jaya
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 2 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, November 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i2.222

Abstract

Evolusi ancaman siber yang pesat telah mengubah virus komputer sederhana menjadi entitas yang sangat canggih, seperti malware polimorfik dan serangan tanpa file (fileless). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam mengenai mekanisme pertahanan internal pada sistem operasi (OS) modern. Metodologi penelitian melibatkan evaluasi teknis terhadap beberapa lapis perlindungan, termasuk integritas memori, keamanan berbasis virtualisasi, dan integrasi algoritma pembelajaran mesin untuk deteksi perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun deteksi berbasis tanda tangan (signature) tradisional mulai usang, kombinasi antara keamanan berbasis perangkat keras (TPM) dan analisis heuristik dinamis menawarkan perlindungan yang kokoh terhadap eksploitasi zero-day. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara isolasi tingkat kernel dan kecerdasan berbasis awan (cloud) sangat penting untuk menjaga integritas sistem di era ancaman yang terus berkembang secara persisten