Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Lexicon dan BERT dalam Analisis Sentimen Opini Publik Mengenai Kepolisian di Media X Anjani, Ajeng Dwi; Darmana, Daksa; Maharani, Nindya Putri; Eriana, Emi Sita; Ashari, Muhamad Ihsan
TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2026): TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial X menjadi salah satu platform utama bagi masyarakat dalam menyampaikan opini terhadap isu-isu publik, termasuk yang berkaitan dengan institusi kepolisian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen opini publik terhadap kepolisian dengan membandingkan dua pendekatan analisis sentimen, yaitu metode lexicon-based dan model BERT, serta menyajikan hasil analisis melalui visualisasi data interaktif menggunakan Tableau. Data diperoleh melalui proses crawling tweet berbahasa Indonesia dengan kata kunci yang berkaitan dengan kepolisian. Pengambilan data dibatasi pada fitur top tweets, sehingga penelitian ini bersifat eksploratif dan tidak dimaksudkan untuk merepresentasikan keseluruhan percakapan publik di media sosial. Tahapan pra-pemrosesan teks dilakukan untuk mengurangi noise sebelum proses klasifikasi sentimen. Pendekatan lexicon-based mengklasifikasikan sentimen berdasarkan daftar kata positif dan negatif, sedangkan model BERT melakukan klasifikasi sentimen berbasis konteks ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan distribusi sentimen antara kedua metode, di mana pendekatan lexicon-based menghasilkan proporsi sentimen negatif yang lebih tinggi dibandingkan model BERT. Perbedaan tersebut mengindikasikan keterbatasan pendekatan berbasis kata dalam memahami konteks, sarkasme, dan variasi bahasa informal yang umum digunakan di media sosial. Visualisasi data menunjukkan adanya fluktuasi sentimen dan pola keterlibatan pengguna secara temporal, namun hasil tersebut perlu diinterpretasikan secara hati-hati mengingat keterbatasan data. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenai dinamika sentimen publik terhadap kepolisian di media sosial X serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dengan cakupan data yang lebih luas.
The Influence Of Social Network And Self Efficacy On Job Attainment: The Role Of Work Readiness Mediation Maharani, Nindya Putri; Kussudyarsana, Kussudyarsana
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10229

Abstract

This study investigates the influence of social networks and self-efficacy on university graduates’ job attainment, with work readiness as a mediating factor. Employing a quantitative survey method, data were collected from 200 purposively sampled 2024–2025 graduates domiciled in Central Java using structured online questionnaires. Social networks refer to formal and informal connections for accessing information, support, and job opportunities, while self-efficacy reflects individuals’ confidence and resilience in planning and executing career-related actions. Work readiness encompasses skills, knowledge, and personal attributes enhancing employability, and job attainment measures post-graduation employment success in terms of speed, relevance, and quality. The analytical strategy adopted a Partial Least Squares method via SmartPLS 4.0 to test the proposed model. Measurement properties were first confirmed through validity and reliability checks, followed by structural testing to determine the presence of direct, indirect, and mediating effects. The results show that social networks and self-efficacy significantly influence job attainment, both directly and indirectly through work readiness, highlighting the importance of external support, internal belief, and competency development in securing employment. The study also notes limitations related to sample scope and respondent subjectivity.