Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDEN OUTSIDE CIRCLE DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS Najwa Syifa Aulia; Tia Islamiyah; Oman Farhurohman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran kooperatif adalah pendekatan yang menekankan kerja sama antar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Salah satu model efektif untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar adalah Inside Outside Circle (IOC). Model ini memfasilitasi pertukaran informasi melalui dua lingkaran siswa yang saling berhadapan, sehingga setiap siswa mendapatkan kesempatan yang seimbang untuk berbicara, bekerja sama, dan mengembangkan keterampilan sosial. Pembelajaran kooperatif, termasuk IOC, telah terbukti meningkatkan aktivitas, motivasi, pemahaman konsep, dan interaksi antar siswa. Melalui tahapan penjelasan materi, pembelajaran kelompok, penilaian, dan penghargaan, pembelajaran kooperatif mampu menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan mendukung perkembangan akademik dan sosial siswa. Penerapan model IOC secara konsisten mampu memaksimalkan pemahaman siswa karena aktivitas yang dilakukan aktif, terstruktur, dan memungkinkan siswa untuk memperoleh informasi dari berbagai mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOC dapat meningkatkan hasil belajar, melatih keterampilan komunikasi, dan memperkuat kerja sama dalam kelompok
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR YANG VALID DAN RELIABEL Wardatul Amroh Arsita; Siti Rahma Febriyanti; Tia Islamiyah; Enung Nugraha
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar yang valid dan reliabel sebagai alat ukur pencapaian kompetensi peserta didik secara objektif dan terukur. Pengembangan instrumen dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan kisi-kisi, penyusunan butir soal, uji validitas, dan uji reliabilitas. Validitas isi diperoleh melalui penilaian para ahli (expert judgment), sedangkan validitas empiris diuji dengan menggunakan analisis korelasi Product Moment Pearson. Reliabilitas instrumen diuji dengan rumus Cronbach’s Alpha untuk mengetahui konsistensi internal antarbutir. Hasil penelitian menyatakan bahwa instrumen yang dikembangkan mempunyai tingkat validitas tinggi dengan koefisien korelasi berada di atas 0,30, dan reliabilitas berada pada kategori sangat baik dengan nilai α > 0,80. Jadi, instrumen penilaian hasil belajar ini dinyatakan layak dimanfaatkan sebagai alat evaluasi pembelajaran karena mampu mengukur hasil belajar murid secara konsisten, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya proses pengembangan instrumen yang sistematis agar diperoleh alat ukur yang mencukupi standar validitas dan reliabilitas dalam penilaian pendidikan.