Alat kontrasepsi yang direkomendasikan oleh World Health Organizations (WHO) yaitu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) salah satunya yaitu IUD. Rendahnya capaian penggunaan kontrasepsi IUD disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang manfaat menggunakan kontrasepsi IUD, sehingga menyebabkan sikap ibu dalam pemilihan IUD sebagai kontrasepsi masih sangat rendah. Tujuan Penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu pasangan usia subur dengan penggunaan kontasepsi IUD di Wilayah Kerja Puskesmas Gandapura Kabupaten Bireuen tahun 2025. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 9 sampai 15 Juli 2025. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh wanita usia subur yang ada di Puskesmas Gandapura Kabupaten Bireuen yaitu sebanyak 3240 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 99 responden. Hasil Penelitian: Dari hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p (0,000) < α (0,05) berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan akseptor KB dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Dari hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p (0,047) < α (0,05) berarti Ha diterima dan H0 ditolak dengan demikian didapatkan ada hubungan antara sikap akseptor KB dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Kesimpulan: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Saran: Penelitian ini diharapkan agar responden bisa menjadi bahan masukan serta bahan evaluasi tentang kontrasepsi IUD, selain itu responden diharapkan mau menggunakan IUD sebagai kontrasepsi jangka panjang