Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan Food Photography sebagai media pembelajaran pada kegiatan ekstrakurikuler fotografi di MAN 2 Model Medan. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang meliputi tahap pendefinisian kebutuhan, perancangan, pengembangan melalui validasi dan uji coba, serta penyebaran terbatas kepada guru pembina dan siswa. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli (materi dan media), angket respon siswa, serta rubrik penilaian hasil karya seni fotografi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor, persentase, dan kategori kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan Food Photography dinyatakan sangat layak dengan skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 90% dan validasi ahli media sebesar 89%. Uji coba terbatas pada 15 siswa menghasilkan respon dengan rata-rata persentase 88% (kategori Sangat Baik), yang menunjukkan kepraktisan panduan dalam mendukung keterbacaan, kemenarikan, dan kemudahan penggunaan. Uji coba luas pada 30 siswa menunjukkan respon positif dengan rata-rata 92% (kategori Sangat Baik). Penilaian hasil karya seni fotografi siswa memperoleh rata-rata 88% (kategori Sangat Baik), dengan capaian tertinggi pada aspek lighting, framing, dan warna, yang menegaskan efektivitas panduan dalam meningkatkan keterampilan fotografi. Dengan demikian, buku panduan Food Photography yang dikembangkan terbukti valid dan efektif sebagai sumber belajar mandiri. Panduan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman teori, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri, kreatif, dan terampil dalam menghasilkan karya fotografi makanan yang estetis dan komunikatif. Produk ini layak digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler fotografi serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam konteks pembelajaran visual di sekolah maupun madrasah.