Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REKONSTRUKSI PROSES HISTORIS-TEOLOGIS TURUNNYA WAHYU: IMPLIKASINYA TERHADAP OTORITAS DAN AUTENTISITAS ALQUR'AN Nurul Ilmi; Fathul Janna; Nur Aida; Rahmi Dewanti Palangkey
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas rekonstruksi historis-teologis proses turunnya wahyu Alqur'an serta penguatannya terhadap otoritas dan autentisitas Alqur'an sebagai sumber utama ajaran Islam. Pembahasan diawali dengan penelusuran konteks sejarah pewahyuan Alqur'an yang berlangsung secara bertahap selama kurang lebih dua puluh tiga tahun, melibatkan interaksi antara wahyu Ilahi dan realitas sosial masyarakat Arab pada masa Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya, makalah ini mengkaji dimensi teologis wahyu, khususnya keyakinan bahwa Alqur'an bersumber langsung dari Allah SWT dan disampaikan melalui perantaraan Malaikat Jibril tanpa campur tangan manusia dalam substansi pesan Ilahi. Rekonstruksi historis-teologis ini menunjukkan bahwa proses turunnya wahyu tidak mengurangi keotentikan Alqur'an, melainkan justru memperkuat otoritasnya sebagai kalamullah yang terjaga. Implikasi dari kajian ini menegaskan bahwa otoritas Alqur’an bersifat transenden sekaligus kontekstual, sementara autentisitasnya terjamin melalui mekanisme hafalan, pencatatan, dan transmisi yang ketat sejak masa kenabian hingga kodifikasi mushaf. Dengan demikian, Alqur'an tetap memiliki legitimasi teologis dan historis yang kokoh sebagai pedoman hidup umat Islam sepanjang zaman.  
SUMBER-SUMBER FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Nur Amri Ramadhan Abd.Gani; Fathul Janna; Sulfiadi Sulfiadi; Muh.Amin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat pendidikan Islam merupakan fondasi konseptual yang berperan penting dalam merumuskan arah, tujuan, dan praktik pendidikan Islam yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis metodologi, kandungan, dan sumber filsafat pendidikan Islam sebagai kerangka dasar dalam pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan dinamika sosial dan intelektual kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur primer dan sekunder, seperti Al-Qur’an, Hadis, karya-karya pemikir Muslim, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis dan interpretatif dengan pendekatan filosofis yang menyoroti dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa metodologi filsafat pendidikan Islam berfungsi sebagai instrumen kritis untuk memahami dan mengembangkan konsep pendidikan Islam secara rasional dan kontekstual. Kandungan filsafat pendidikan Islam menekankan integrasi nilai tauhid, akhlak, dan kemanusiaan dalam rangka mewujudkan insan kamil, sedangkan sumber normatif dan historis terutama Al-Qur’an dan Sunnah menjadi pijakan utama dalam membangun pemikiran dan praktik pendidikan Islam. Artikel ini menegaskan bahwa pemahaman komprehensif terhadap metodologi, kandungan, dan sumber filsafat pendidikan Islam sangat penting untuk mengembangkan sistem pendidikan Islam yang adaptif, berkarakter, dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam.