Anggira Nayla Putri Kurniawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN DI INDONESIA Tanto Tanto; Syahrifah Aima; Anggira Nayla Putri Kurniawan; Aida Nurzakiah Al Fadillah
Medical Nurse Journal Vol.2 No.2 (Des 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/menu.v2i2.150

Abstract

Pendekatan suatu organisasi untuk menjamin kesehatan dan keselamatan karyawannya dikenal sebagai "budaya keselamatan". Nilai, keyakinan, sikap, dan perilaku terkait keselamatan di tempat kerja semuanya merupakan bagian dari budaya ini. Pekerja dilatih dan diinstruksikan untuk menempatkan kesehatan dan keselamatan mereka sendiri serta rekan kerjanya sebagai prioritas utama dalam budaya keselamatan kerja. Studi ini menggunakan pendekatan PRISMA sebagai Tinjauan Literatur Sistematis. Kata kunci berikut digunakan untuk menemukan artikel: faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan dan budaya keselamatan. Lima artikel relevan ditemukan dari pencarian literatur yang dilakukan menggunakan basis data jurnal Google dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian yang dilakukan di Indonesia, dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025, tersedia dalam teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa budaya keselamatan dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain perasaan cemas dan takut, komunikasi, kepuasan kerja, persepsi, lingkungan kerja, pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, kebijakan organisasi, serta pemanfaatan teknologi. Faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dalam membentuk perilaku keselamatan di tempat kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya keselamatan memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan individu, organisasi, serta dukungan sistem dan kebijakan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan program keselamatan kerja di berbagai sektor di Indonesia. Sebagai kesimpulan faktor-faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan yaitu perasaan cemas dan takut, komunikasi, kepuasan kerja, persepsi, lingkungan kerja, pengetahuan, sikap, pendidikan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, kebijakan, dan teknologi. Rekomendasinya adalah diharapkan pekerja menerapkan perilaku budaya keselamatan di tempat kerjanya masing-masing.