Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EMISI GAS BUANG MESIN DIESEL TIPE COMMON RAIL DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR B0 DAN BIO DIESEL B40 Radhian Krisnaputra; Ilham Ayu Putri Pratiwi; Yosephus Ardean Kurnianto Prayitno; Isworo Djati; Sindhu Arya Nugraha
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Proklamasi 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v9i2.2460

Abstract

Kebutuhan akan sumber energi yang ramah lingkungan mendorong pengembangan bahan bakar alternatif berbasis biomassa, salah satunya biodiesel. Pemerintah Indonesia telah mentargetkan penerapan campuran biodiesel hingga B40 sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahan bakar campuran biodiesel 40% (B40) terhadap konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang pada mesin diesel tipe common Rail Direct Injection(CRDI) dibandingkan bahan bakar solar murni (B0). Pengujian dilakukan menggunakan variasi putaran mesin 800, 1500, dan 2000 rpm, dengan pengukuran parameter Fuel Consumption Ratio (FCR), dan emisi gas buang (CO, CO₂, NOx, dan O₂). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan B40 menyebabkan peningkatan konsumsi bahan bakar sebesar 5–10% akibat nilai kalor yang lebih rendah, namun daya keluaran mesin tetap setara dengan B0 karena sistem injeksi common rail mampu melakukan kompensasi tekanan secara adaptif. Dari aspek emisi, B40 menghasilkan penurunan emisi CO hingga 30% dan penurunan NOx sebesar 15–20%, disertai dengan sedikit peningkatan CO₂ akibat pembakaran yang lebih sempurna. Kandungan oksigen residu (O₂) pada gas buang B40 sedikit lebih rendah dibandingkan B0, menandakan pemanfaatan oksigen biodiesel yang lebih efisien dalam proses pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin diesel tipe common rail mampu beroperasi secara stabil menggunakan bahan bakar B40 tanpa modifikasi sistem, sekaligus menghasilkan profil emisi yang lebih bersih dan efisiensi pembakaran yang baik.