Hutagalung, Patricia S. U . Br
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENATALAKSANAAN BEDAH EKSISI KARSINOMA SEL BASAL DAN PENUTUPAN DEFEK DENGAN TEKNIK READING MAN FLAP Siregar, Remenda; Hutagalung, Patricia S. U . Br; Tambunan, Regina Maharani
Media Dermato-Venereologica Indonesiana Vol 52 No 4 (2025): Media Dermato Venereologica Indonesiana
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33820/mdvi.v52i4.501

Abstract

Pendahuluan: Karsinoma sel basal (KSB) jenis kanker kulit dari sel-sel pluripotensial pada lapisan basal epidermis yang sering disebabkan pajanan sinar matahari. Terapi KSB dapat dilakukan secara bedah dan non-bedah. Pada laporan kasus ini KSB ditatalaksana dengan bedah dilanjutkan penutupan defek dengan teknik reading man flap. Kasus: Seorang laki-laki, 65 tahun, datang dengan keluhan luka yang tidak sembuh, sering berdarah dan gatal pada pelipis kanan sejak 6 bulan lalu. Awalnya 3 tahun yang lalu timbul bintil kecil sewarna kulit, berukuran sebesar mata jarum pentul tanpa disertai rasa gatal. Satu tahun yang lalu bintil tersebut mulai terasa gatal sesekali dan mudah berdarah ketika digaruk. Pada pemeriksaan dermatologis dijumpai plak hiperpigmentasi disertai ulkus superfisial dan krusta, berbatas tegas, tepi ireguler. Dari pemeriksaan dermoskopi dijumpai ulserasi disetai krusta, superficial fine telangiectasis, maple leaf-like area, dan blue-gray ovoid nest. Pasien didiagnosis dengan karsinoma sel basal dan dilakukan eksisi dengan reading man flap. Diskusi: KSB pada pasien ini dijumpai pada regio temporal kanan, sehingga tindakan eksisi dengan teknik reading man flap sesuai menjadi pilihan utama pengangkatan tumor tersebut. Kesimpulan: Pada kasus ini, teknik reading man flap merupakan teknik pilihan untuk penutupan defek karena memiliki beberapa keuntungan yaitu distorsi minimal dengan risiko infeksi yang rendah. Prognosis pasien dengan KSB dengan penanganan sesuai adalah sangat baik.