Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KRIM EKSTRAK BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM L.) TERHADAP JUMLAH KOLAGEN: Studi Eksperimental Pada Tikus Jantan Galur Wistar Yang Dipapar UVB Anneta Aulia Ismail; Chodidjah; Eni Widayati; Widiana Rachim
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1409

Abstract

Ultraviolet B (UVB) exposure can trigger oxidative stress, DNA damage, and decreased collagen synthesis through the activation of inflammatory pathways and degradation of the extracellular matrix. Collagen is the main component of the dermis that maintains skin strength and elasticity, so its damage accelerates skin aging. Pomegranate (Punica granatum L.) contains bioactive compounds such as punicalagin, polyphenols, and ellagic acid, which have antioxidant and anti-inflammatory effects and support collagen regeneration by protecting fibroblasts from oxidative stress and suppressing the expression of collagen-degrading enzymes. This study aimed to determine the effect of pomegranate extract cream on collagen levels in male Wistar rats exposed to UVB. This study was an experiment with a post-test only control group design using 25 rats divided into five groups: normal control (K1), negative control (K2), positive control (K3), treatment 1 (K4), and treatment 2 (K5). The study lasted 14 days, including 7 days of adaptation, 7 days of treatment (UVB exposure and cream application), skin tissue collection, paraffin preparation, and histopathological observation with a 400x magnification microscope. The mean collagen counts for K1-K5 were 52.21 ± 6.40; 0.00 ± 0.00; 57.35 ± 6.20; 57.75 ± 7.27; and 61.30 ± 4.16, respectively. The Kruskal Wallis test showed significant differences between groups (p = 0.007). The Mann-Whitney test showed that K2 was significantly different from K1, K3, K4, and K5 (p = 0.005), while K1, K3, K4, and K5 were not significantly different. This study shows that the application of pomegranate fruit extract cream (Punica granatum L.) has an effect on collagen levels in male Wistar rats exposed to UVB.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bunga Telang terhadap Kadar TNF-α (Studi Eksperimental pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Dipapar Asap Rokok) Rizki Tri Kusuma Prawitasari; Eni Widayati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1108

Abstract

Paparan asap rokok diketahui meningkatkan stres oksidatif dan respons inflamasi melalui pembentukan reactive oxygen species yang memicu peningkatan sitokin proinflamasi, terutama tumor necrosis factor alpha (TNF-α). Upaya pengendalian inflamasi dapat dilakukan menggunakan agen alami yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, salah satunya bunga telang (Clitoria ternatea). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian ekstrak etanol bunga telang terhadap kadar TNF-α pada tikus putih jantan galur Wistar yang dipaparkan asap rokok. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan post test only control group design dengan lima kelompok perlakuan, yaitu kelompok normal, kontrol negatif, kontrol positif aspirin 9 mg/kgBB, serta kelompok ekstrak etanol bunga telang dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diberikan secara oral selama 14 hari bersamaan dengan paparan asap rokok. Kadar TNF-α diukur menggunakan metode enzyme-linked immunosorbent assay. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut LSD. Hasil penelitian menunjukkan paparan asap rokok meningkatkan kadar TNF-α secara signifikan, sedangkan pemberian aspirin maupun ekstrak bunga telang mampu menurunkannya. Dosis 400 mg/kgBB menunjukkan penurunan TNF-α paling besar dan efektivitas mendekati aspirin. Temuan ini menunjukkan ekstrak etanol bunga telang berpotensi sebagai agen antiinflamasi alami dalam menekan respons inflamasi akibat paparan asap rokok, meskipun kadar TNF-α belum kembali ke kondisi fisiologis normal.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Bunga Telang Terhadap Kadar Il-6 (Interleukin-6) Studi Eksperimental Pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar Yang Dipapar Asap Rokok Fayza Pritta Avrilla; Eni Widayati
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.1110

Abstract

Paparan asap rokok diketahui dapat memicu stres oksidatif yang berujung pada peningkatan sitokin proinflamasi, salah satunya interleukin-6 (IL-6). Peningkatan IL-6 berperan dalam terjadinya inflamasi sistemik dan berbagai penyakit kronis. Bunga telang (Clitoria ternatea) mengandung senyawa antioksidan, terutama antosianin, yang berpotensi menekan proses inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol bunga telang terhadap kadar IL-6 pada tikus putih jantan galur Wistar yang dipapar asap rokok.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Subjek penelitian terdiri atas 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi ke dalam lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif (paparan asap rokok), kontrol positif (aspirin), serta dua kelompok perlakuan ekstrak etanol bunga telang dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB. Perlakuan diberikan selama 14 hari, kemudian dilakukan pengukuran kadar IL-6 serum menggunakan metode ELISA. Data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-6 tertinggi terdapat pada kelompok kontrol negatif. Pemberian aspirin serta ekstrak etanol bunga telang dosis 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar IL-6 dibandingkan kelompok kontrol negatif (p < 0,05). Dosis 400 mg/kgBB menunjukkan penurunan kadar IL-6 yang lebih mendekati kelompok kontrol normal. Pemberian ekstrak etanol bunga telang berpengaruh dalam menurunkan kadar IL-6 pada tikus putih jantan galur Wistar yang dipapar asap rokok, dengan dosis 400 mg/kgBB sebagai dosis yang lebih efektif.