Mujahidah, Umi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kondisi Biaya Sosial di Tengah Distorsi Pasar dan Perubahan Regulasi di Indonesia Mujahidah, Umi; Hidayati, Tri
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10006

Abstract

Biaya sosial muncul ketika aktivitas ekonomi tidak hanya menghasilkan biaya pribadi yang ditanggung oleh pelaku pasar, tetapi juga dampak eksternal yang dibebankan kepada masyarakat. Di Indonesia, biaya sosial menjadi semakin relevan karena distorsi pasar di beberapa sektor strategis dan laju perubahan regulasi yang cepat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi biaya sosial di tengah distorsi pasar dan perubahan regulasi di Indonesia dengan menekankan interaksi antara kegagalan pasar dan kegagalan kebijakan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, mengandalkan tinjauan pustaka dan data sekunder yang diambil dari laporan lembaga resmi, publikasi pemerintah, dan sumber akademis yang relevan yang mencakup periode 2015–2024. Data dianalisis menggunakan analisis konten untuk menafsirkan keterkaitan antara teori biaya sosial, dinamika struktur pasar, dan intervensi regulasi. Temuan menunjukkan bahwa struktur pasar oligopolistik dan kecenderungan terhadap praktik monopoli dapat menghasilkan inefisiensi alokatif dan mengurangi kesejahteraan konsumen melalui penetapan harga yang tidak efisien, pilihan yang terbatas, dan inovasi yang terhambat. Sementara itu, perubahan regulasi dapat mengurangi biaya sosial tertentu, seperti beban birokrasi, tetapi juga dapat menciptakan biaya sosial baru berupa biaya transaksi yang lebih tinggi, ketidakpastian implementasi, dan potensi risiko sosial dan lingkungan. Studi ini menyimpulkan bahwa pengurangan biaya sosial memerlukan strategi simultan yang memperkuat kebijakan persaingan, meningkatkan kualitas regulasi, dan menerapkan evaluasi kebijakan berdasarkan analisis biaya-manfaat sosial untuk memastikan bahwa reformasi ekonomi menghasilkan manfaat sosial bersih bagi masyarakat.