Feida Noorlaila Istiadah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan workbook konseling dialectical behavior therapy berbasis budaya untuk pengelolaan stres akademik Effendi, Merlyn; Feida Noorlaila Istiadah; Agung Nugraha
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1187500

Abstract

Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Indonesia mengalami tingkat stres akademik yang tinggi, yang disebabkan oleh tekanan ujian nasional, konflik sosial, dan harapan dari keluarga. Hal ini berdampak negatif pada kesehatan mental dan prestasi belajar mereka. Meskipun Terapi Perilaku Dialektis (DBT) terbukti efektif, masih terdapat kekurangan dalam literatur mengenai intervensi yang sesuai dengan konteks budaya Indonesia, seperti nilai gotong royong dan ajaran Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan workbook mandiri yang relevan serta mengatasi keterbatasan akses konseling di daerah terpencil. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) ADDIE hingga tahap Development, dengan analisis kebutuhan melalui survei kuesioner pada 169 siswa, wawancara mendalam dengan 10 siswa dan 1 guru BK, serta observasi kelas. Adaptasi budaya diterapkan dalam empat modul DBT (mindfulness, toleransi stres, regulasi emosi, efektivitas interpersonal) dengan memasukkan elemen kekeluargaan dan spiritualitas Islam. Uji coba menunjukkan penurunan skor stres rata-rata sebesar 11,18% dan validasi ahli menunjukkan kelayakan 86,5%. Workbook ini diharapkan dapat menjadi alat pencegahan dini dalam program bimbingan konseling sekolah dengan potensi adopsi nasional.
Kesiapan Multi-Tiered System of Supports (MTSS) dalam Layanan BK untuk Merespons Dinamika Sosial Budaya Siswa: Studi Observasional di SMKN Manonjaya dan SMAN 8 Tasikmalaya Siti Nur Aini Putri; Feida Noorlaila Istiadah; Mutiara Hardini; Naylla Dinarros; Salwa Destriani
Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/didik.v2i1.541

Abstract

This study aims to describe the implementation of Guidance and Counseling (BK) services based on the Multi-Tiered System of Support (MTSS) in secondary schools. The research was conducted through observational activities at SMK Negeri Manonjaya and SMA Negeri 8 Tasikmalaya. The method used was a qualitative descriptive approach, with data collected through direct observation, semi-structured interviews, MTSS checklist instruments, and documentation. The results show that the implementation of BK services at the observed schools has been carried out well across all MTSS tiers. Tier 1 services (universal prevention) were implemented through classical guidance, counseling socialization, and preventive education such as bullying prevention. Tier 2 services (targeted intervention) focused on identifying at-risk students and providing group guidance and coordination with homeroom teachers and parents. Tier 3 services (intensive intervention) included scheduled individual counseling, in-depth assessments, and case documentation. Although some constraints were identified, such as limited facilities and the large number of students, overall BK services demonstrated professional performance and strong collaboration among school stakeholders. This study concludes that the MTSS-based BK service system has been implemented effectively and can serve as a foundation for further development.