Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kesadaran Hukum dan Etika Digital melalui PKKMB untuk Mencegah Keterlibatan Mahasiswa dalam Perjudian Online dan Cyber crime Widowati, Aisyah Rukmi; Fatimah, Siti; Kamil, Azahery Insan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/5h5jg878

Abstract

Fenomena perjudian online dan kejahatan dunia maya menjadi sebuah ancaman yang serius dalam perkembangan era digital, khususnya bagi mahasiswa baru yang tengah beradaptasi dengan kehidupan akademik berbasis teknologi. Kegiatan ini bertujuan pada penguatan pemahaman mengenai kesadaran hukum dan tanggung jawab etis dalam penggunaan teknologi melalui pelaksanaan program PKKMB sebagai strategi preventif untuk meminimalkan potensi keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas digital yang melanggar hukum. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan hukum partisipatif, sosialisasi interaktif, dan pelatihan literasi digital berbasis nilai-nilai etika. Hasil dari kegiatan ini peningkatan signifikan terhadap kesadaran hukum mahasiswa terhadap risiko digital serta memperkuat kepekaan etis mereka dalam bermedia. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman tentang perilaku digital yang patuh hukum dan beretika. Program ini berkontribusi dalam membangun budaya akademik berintegritas dan bebas dari cyber crime di lingkungan perguruan tinggi.
Reconstructing State Loss Recovery Mechanisms for Good Governance Resulting from Abuse of Authority in Environmental Management in Indonesia Fitria, Fitria; Abd Aziz, Hartinie; Helmi, Helmi; Pratiwi, Cholillah Suci; Kamil, Azahery Insan
Jambe Law Journal Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Law, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/vpht5j13

Abstract

This paper addresses the main question of how state loss recovery mechanisms in Indonesia can be reconstructed to ensure good governance in cases of abuse of authority in environmental management. The background of the study lies in the persistent problem of environmental degradation caused by defective licensing practices, corruption, and weak institutional coordination, which result not only in financial losses to the state but also in significant ecological damage. The research adopts the position that the prevailing legal framework remains overly focused on cash losses and fails to adequately recognize ecological losses as part of state economic losses. Using a normative legal research method with statutory, conceptual approaches, this study examines Indonesian regulations and draws comparative insights from Malaysia to highlight shared governance challenges in recovering state losses arising from environmental mismanagement. The analysis demonstrates that fragmented enforcement across administrative, civil, criminal, and financial law weakens accountability and hampers effective recovery. The main result of the study is the formulation of a reconstructed model of state loss recovery that integrates ecological valuation, asset recovery, and the establishment of a dedicated environmental restoration fund. This model is expected to strengthen legal certainty, institutional coordination, and the realization of good governance in environmental management.