Nasution, Aprida
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pranikah Sebagai Persiapan Kesehatan Keluarga Muslim: Analisis Perspektif Mahasiswi STDI Imam Syafi’i Jember Oktaviani, Witia; Azizah, Azizah; Nasution, Aprida
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 11, No 2 (2025): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v11i2.20532

Abstract

The trend of premarital sex among Indonesian Muslim youth has become increasingly worrying at both global and national levels, largely due to limited knowledge and awareness. This phenomenon poses serious health risks, including sexually transmitted diseases such as HIV/AIDS and the possibility of unhealthy offspring. Premarital education is therefore expected to provide accurate information related to reproductive health, particularly for Muslim women. This study aimed to examine the general perceptions of female students at STDI Imam Syafi'i Jember regarding the quality and benefits of premarital reproductive health education. It also analyzed the correlation between age and differences in marriage plans with these perceptions. A quantitative approach was applied using a Likert-scale questionnaire administered to 130 female students. Data were analyzed using descriptive statistics, correlation tests, and the Mann–Whitney U test with JASP software. The findings showed that 92% of respondents held high or very positive perceptions of the quality and benefits of the education provided. These perceptions were not influenced by age or by differences in the students’ marriage plans. Overall, the results emphasize the urgency and relevance of premarital reproductive health seminars and the need for wedding education._____________________________________________________________Tren seks pranikah mengkhawatirkan baik secara global maupun nasional di kalangan remaja Muslim Indonesia, yang sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Masalah ini memiliki konsekuensi kesehatan yang parah, termasuk risiko penyakit seperti HIV/AIDS dan potensi keturunan yang tidak sehat. Pelaksanaan edukasi pranikah diharapkan mampu memberikan informasi terkait permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi terutama pada kalangan wanita muslimah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum persepsi mahasiswi STDI Imam Syafi’i  Jember tentang kualitas dan manfaat dari edukasi kesehatan reproduksi pranikah yang dilakukan serta menguji korelasi usia dan perbedaan rencana menikah terhadap persepsi yang diberikan.. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif,  menggunakan kuesioner skala Likert pada 130 mahasiswi. Metode statistik deskriptif, uji korelasi dan uji Mann-Whitney U digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswi terhadap kualitas dan manfaat edukasi pranikah yang diberikan termasuk kategori tinggi/sangat positif (92%). Persepsi ini tidak dipengaruhi oleh usia maupun perbedaan rencana menikah dari mahasiswi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi pranikah melalui seminar kesehatan reproduksi yang dilakukan memiliki urgensi dan relevansi topik seminar tersebut sebagai bekal penting bagi wanita muslimah. Namun edukasi ini belum sepenuhnya memberikan manfaat bagi persiapan pernikahan. Oleh karen itu perlu dilakukan seminar lanjutan untuk persiapan pernikahan.