Pelayanan kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) menuntut kecepatan, ketepatan, dan empati yang tinggi, terutama dalam memberikan edukasi kesehatan yang dapat meningkatkan dukungan emosional kepada keluarga pasien. Pemahaman terkait pemberian dukungan emosional yang baik dapat dapat mempengaruhi kenyamanan dan kepercayaan yang membuat keluarga maupun pasien merasakan kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat dukungan emosional terhadap kepuasan keluarga pasien setelah diberikan edukasi kesehatan di IGD RS Mitra Medika Bondowoso. Penelitian ini menggunakan desain pre aksperimen dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 30 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden dan kepuasan keluarga pasien. Hasil analisis menggunakan uji Paired t-test menunjukkan bahwa rata-rata skor kepuasan keluarga pasien sebelum diberikan edukasi kesehatan (pre-test) adalah 1,23 ± 0,430, sedangkan rata-rata skor kepuasan setelah diberikan edukasi kesehatan (post-test) menurun menjadi 1,07 ± 0,254. Selisih rata-rata antara skor sebelum dan sesudah edukasi adalah 0,16. Uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p = 0,023 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna antara tingkat kepuasan keluarga pasien sebelum dan sesudah edukasi kesehatan. Dengan demikian, edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan keluarga pasien. Pengetahuan tentang dukungan emosioanal harus di tingkatkan supaya seseorang dapat memberikan dukungan emosional yang lebih baik. Edukasi keluarga dapat menjembatani kesenjangan pemahaman dan keterampilan keluarga dalam memberikan dukungan kepada pasien. Dengan edukasi yang diberikan juga dapat membangun rasa percaya diri keluarga dalam menjalankan perannya sebagai pendamping pasien.Tingkat dukungan emosional yang baik dapat mempengaruhi pelayanan yang optimal sehingga dapat membuat keluarga maupun pasien merasakan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan.