Science learning in elementary schools often faces challenges due to the lack of engaging and interactive media, especially in abstract topics such as forms and changes of energy. This issue results in students’ low conceptual understanding. This study aims to develop an interactive video-based learning media to enhance fifth-grade students’ understanding of energy concepts. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The media were created using Canva for visual design and CapCut for video editing. The research subjects were 30 fifth-grade students of UPTD SDN 1 Krangkeng, Indramayu Regency. The results of expert validation indicated that the developed media was categorized as highly feasible with an average score of 90.5%. The limited classroom trial showed an improvement in students’ conceptual understanding of energy, with an N-Gain score of 0.64, classified as moderate to high. Furthermore, 93% of students responded positively, and teachers considered the media practical and easy to use. Thus, the interactive video-based learning media is feasible, practical, and effective in improving elementary students’ conceptual understanding of energy and can serve as an innovative alternative for science learning. Keywords: Learning Media, Interactive Video, ADDIE, IPA, Elementary School Abstrak Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar sering menghadapi kendala karena keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan interaktif, terutama pada materi abstrak seperti bentuk dan perubahan energi. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis video yang dapat meningkatkan pemahaman konsep energi pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media dikembangkan menggunakan aplikasi Canva untuk desain visual dan CapCut untuk proses editing video. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V UPTD SDN 1 Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa media memperoleh kategori sangat layak dengan rata-rata skor 90,5%. Hasil uji coba terbatas memperlihatkan peningkatan pemahaman konsep energi siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori sedang menuju tinggi. Selain itu, 93% siswa memberikan respon positif terhadap media, dan guru menilai media ini praktis serta mudah digunakan. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis video dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep energi siswa sekolah dasar serta dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA.. Kata kunci: Media Pembelajaran, Video Interaktif, ADDIE, IPA, Sekolah Dasar.