Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perubahan Pengunaan Lahan Perkotaan Di Kota Payakumbuh (2015-2024): Integrasi Analisis Spasial dan Fungsi Ekologi Untuk Perencanaan Kota Berkelanjutan Afrianda Chandra; Andre Fransdika; Arif Sugiharto; Awwid Monalisa; Habi Nur Hakim; Nola Belia; Jihan Pravita; Laila Shabrina Aulia; Pinkay Riza Wati; Rhafsanjani Setiawan; Salsabilla; Shafa Khalisha Suandi; Siva Khairuna; Taqih Nabilla; Wahyu Rezky Ananda; Wulan Permata; Yelsi Martisa; Zahara Kirana; Adib; Ario Hernest Hadinata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

From 2015 to 2024, the face of Payakumbuh City has undergone changes. Continuous development has transformed what was once green land into a bustling center and new growth, which has impacted the ecosystem. Referring to data from the official publication of the Payakumbuh City Central Statistics Agency, there is an overview of land changes and the population in 2024, which is 147,963 people. Rapid population growth has increased the demand for land and the burden on the land. This study emphasizes the importance of regulations on land use, protecting wetlands and green spaces, and ensuring that urban development planning is in harmony with natural conditions. It also emphasizes the need to incorporate ecological considerations into urban planning policies. With this approach, it is hoped that Payakumbuh will not only become a large city, but also a city that remains beautiful and ecologically balanced.  Keywords: Payakumbuh Development, Urban Ecological Balance, Spatial Analysis, Spatial Planning, Population Growth.   Abstrak Dari tahun 2015 sampai tahun 2024 wajah kota payakumbuh menunjukkan perubahan, adanya Pembangunan yang terus tumbuh membuat lahan yang dulunya hijau berubah menjadi pusat keramaian dan pertumbuhan baru yang berdampak pada ekosistem. Merujuk pada data dari publikasi resmi badan pusat statistic kota payakumbuh, terdapat Gambaran perubahan lahan dan jumlah penduduk pada tahun 2024 sebanyak 147.963 orang. Pertumbuhan penduduk yang cepat membuat kebutuhan akan lahan semakin meningkat dan beban lahan yang ditanggung semakin besar. penelitian ini menegaskan betapa pentingnya aturan dalam penggunaan lahan, melindungi lahan basah dan ruang hijau, dan perlu memastikan agar Pembangunan perencanaan kota selaras dengan kondisi alam. serta memasukkan pertimbangan ekologi dalam kebijakan perencanaan kota. Dengan pendekatan ini, diharapkan kota payakumbuh tidak hanya menjadi kota yang besar, tapi kota yang tetap asri dan seimbang dari segi ekologi.  Kata kunci: Pembangunan Payakumbuh, Keseimbangan Alam Kota, Analisis Spasial, Penataan Ruang, Pertumbuhan Penduduk.