Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Analisis Perubahan Pengunaan Lahan Perkotaan Di Kota Payakumbuh (2015-2024): Integrasi Analisis Spasial dan Fungsi Ekologi Untuk Perencanaan Kota Berkelanjutan

Afrianda Chandra (Unknown)
Andre Fransdika (Unknown)
Arif Sugiharto (Unknown)
Awwid Monalisa (Unknown)
Habi Nur Hakim (Unknown)
Nola Belia (Unknown)
Jihan Pravita (Unknown)
Laila Shabrina Aulia (Unknown)
Pinkay Riza Wati (Unknown)
Rhafsanjani Setiawan (Unknown)
Salsabilla (Unknown)
Shafa Khalisha Suandi (Unknown)
Siva Khairuna (Unknown)
Taqih Nabilla (Unknown)
Wahyu Rezky Ananda (Unknown)
Wulan Permata (Unknown)
Yelsi Martisa (Unknown)
Zahara Kirana (Unknown)
Adib (Unknown)
Ario Hernest Hadinata (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2025

Abstract

From 2015 to 2024, the face of Payakumbuh City has undergone changes. Continuous development has transformed what was once green land into a bustling center and new growth, which has impacted the ecosystem. Referring to data from the official publication of the Payakumbuh City Central Statistics Agency, there is an overview of land changes and the population in 2024, which is 147,963 people. Rapid population growth has increased the demand for land and the burden on the land. This study emphasizes the importance of regulations on land use, protecting wetlands and green spaces, and ensuring that urban development planning is in harmony with natural conditions. It also emphasizes the need to incorporate ecological considerations into urban planning policies. With this approach, it is hoped that Payakumbuh will not only become a large city, but also a city that remains beautiful and ecologically balanced.  Keywords: Payakumbuh Development, Urban Ecological Balance, Spatial Analysis, Spatial Planning, Population Growth.   Abstrak Dari tahun 2015 sampai tahun 2024 wajah kota payakumbuh menunjukkan perubahan, adanya Pembangunan yang terus tumbuh membuat lahan yang dulunya hijau berubah menjadi pusat keramaian dan pertumbuhan baru yang berdampak pada ekosistem. Merujuk pada data dari publikasi resmi badan pusat statistic kota payakumbuh, terdapat Gambaran perubahan lahan dan jumlah penduduk pada tahun 2024 sebanyak 147.963 orang. Pertumbuhan penduduk yang cepat membuat kebutuhan akan lahan semakin meningkat dan beban lahan yang ditanggung semakin besar. penelitian ini menegaskan betapa pentingnya aturan dalam penggunaan lahan, melindungi lahan basah dan ruang hijau, dan perlu memastikan agar Pembangunan perencanaan kota selaras dengan kondisi alam. serta memasukkan pertimbangan ekologi dalam kebijakan perencanaan kota. Dengan pendekatan ini, diharapkan kota payakumbuh tidak hanya menjadi kota yang besar, tapi kota yang tetap asri dan seimbang dari segi ekologi.  Kata kunci: Pembangunan Payakumbuh, Keseimbangan Alam Kota, Analisis Spasial, Penataan Ruang, Pertumbuhan Penduduk.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

sinergi

Publisher

Subject

Aerospace Engineering Humanities Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Education Environmental Science Health Professions Immunology & microbiology Physics Social Sciences

Description

Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ...