Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Edukasi, Kampanye, dan Policy Brief dalam Strategi Komunikasi Pembangunan Eva Riyanty Lubis; Mhd. Latip Kahpi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study addresses the persistent gap in development communication research regarding the lack of integrated strategic frameworks that connect community education, public campaigns, and evidence-based policy advocacy. While existing studies often examine these components separately, limited attention has been given to how their systematic integration can enhance participatory and sustainable development outcomes. Employing a qualitative conceptual approach, this study analyzes key theories of development communication and applies them through a simulated strategic communication design that integrates education, campaign activities, and policy briefs. The findings demonstrate that an integrated communication strategy strengthens community capacity, increases public engagement, and facilitates stronger linkages between grassroots initiatives and policy decision-making processes. Education functions as the foundation for knowledge and empowerment, campaigns mobilize public participation and shape social norms, and policy briefs translate community-level evidence into actionable policy recommendations. This study contributes to development communication scholarship by proposing an integrative strategic model that positions communication not merely as an information tool but as a transformative mechanism linking social participation, behavioral change, and policy support within sustainable development processes. Keywords: Development communication; strategic communication; community education; public campaigns; policy brief; participatory development. Abstrak Penelitian ini mengkaji kesenjangan dalam kajian komunikasi pembangunan yang masih cenderung memisahkan peran edukasi, kampanye publik, dan advokasi kebijakan, sehingga belum menghasilkan kerangka strategi komunikasi yang terintegrasi dan berkelanjutan. Ketiga instrumen tersebut berpotensi saling melengkapi dalam mendorong partisipasi masyarakat dan penguatan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual melalui analisis teori komunikasi pembangunan serta simulasi rancangan strategi komunikasi yang mengintegrasikan edukasi, kampanye, dan policy brief. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pembangunan yang terintegrasi mampu meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat keterlibatan publik, serta menjembatani hubungan antara inisiatif berbasis komunitas dan proses pengambilan kebijakan. Edukasi berfungsi sebagai fondasi pemberdayaan, kampanye berperan dalam mobilisasi dan pembentukan opini publik, sementara policy brief menjadi sarana advokasi berbasis bukti. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model strategis komunikasi pembangunan yang memposisikan komunikasi tidak hanya sebagai alat penyampaian informasi, tetapi sebagai mekanisme transformatif yang menghubungkan partisipasi sosial, perubahan perilaku, dan dukungan kebijakan dalam pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: Komunikasi pembangunan; strategi komunikasi; edukasi masyarakat; kampanye publik; policy brief; pembangunan partisipatif
Dakwah Berbasis Kemanusiaan dan Transformasi Religius: Studi pada Komunitas Musawarah Eva Riyanty Lubis; Sholeh Fikri; Icol Dianto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena hijrah figur publik di era digital telah banyak dikaji dalam perspektif dakwah digital dan komodifikasi agama, namun masih terbatas penelitian yang menghubungkan dakwah berbasis kemanusiaan dengan transformasi religius dan partisipasi sosial dalam satu kerangka analitis yang terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dakwah berbasis kemanusiaan pada Komunitas Musawarah serta dampaknya terhadap transformasi religius dan partisipasi sosial anggotanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas komunitas serta dokumentasi digital yang bersumber dari konten media sosial, laporan kegiatan, dan publikasi komunitas, kemudian dianalisis menggunakan teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah berbasis kemanusiaan diwujudkan melalui integrasi kajian keislaman, aksi sosial, dan mobilisasi digital yang diperkuat oleh peran figur publik sebagai opinion leader. Transformasi religius anggota tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga tercermin dalam perubahan orientasi nilai dan peningkatan keterlibatan sosial. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model dakwah humanis yang transformatif dalam konteks komunitas urban kontemporer. Kata kunci: dakwah berbasis kemanusiaan, transformasi religius, partisipasi sosial, Musawarah, difusi inovasi.   Abstract The phenomenon of celebrity hijrah in the digital era has been widely examined from the perspectives of digital da'wah and religious commodification. However, limited studies have integrated humanitarian-based da'wah with religious transformation and social participation within a unified analytical framework. This study aims to analyze the implementation of humanitarian-based da'wah within the Musawarah Community (Muda Sakinah Mawaddah Warahmah) and its impact on members’ religious transformation and social participation. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through observation and digital documentation derived from the community’s social media content and activity reports. The analysis was guided by Everett M. Rogers’ Diffusion of Innovation theory. The findings reveal that humanitarian-based da'wah is manifested through the integration of religious study sessions, social action programs, and digital mobilization, strengthened by the role of public figures as opinion leaders. Members’ religious transformation extends beyond symbolic change, reflected in shifts in value orientation and increased social engagement. This study contributes to the development of a transformative and humanistic da'wah model relevant to contemporary urban communities. Keywords: humanitarian-based da'wah, religious transformation, social participation, Musawarah, diffusion of innovation.