Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Model Kurikulum Dalam Pengembangan Pendidikan Agama Islam Subjek Akademik,Humanistik Dan Rekontruksi Sosial Agung Muhamad Bisri; Dedi Suari; Abdul Ghofur; Muhammad Zaironi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.2939

Abstract

Penelitian ini menganalisis model-model kurikulum yang memiliki peran strategis dalam penguatan Pendidikan Agama Islam (PAI), dengan fokus pada tiga kerangka utama yaitu kurikulum subjek akademik, kurikulum humanistik, dan kurikulum rekonstruksi sosial. Ketiga model tersebut berakar pada landasan filosofis yang berbeda dan memberikan implikasi yang signifikan terhadap orientasi, perancangan, serta tujuan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menelaah literatur ilmiah, buku akademik, dan studi empiris yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa masing-masing model kurikulum memiliki keunggulan dan keterbatasan: kurikulum subjek akademik memperkuat penguasaan ilmu secara sistematis, kurikulum humanistik mendorong pengembangan peserta didik secara holistik, sementara kurikulum rekonstruksi sosial memosisikan pendidikan sebagai instrumen perubahan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada satu model kurikulum tunggal yang mampu mewujudkan tujuan PAI secara optimal, sehingga diperlukan integrasi harmonis ketiga paradigma tersebut agar PAI mampu berkembang secara intelektual, emosional, spiritual, dan sosial sekaligus responsif terhadap tantangan zaman. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan kurikulum PAI yang fleksibel, kontekstual, dan transformatif sesuai kebutuhan perkembangan peserta didik dan realitas sosial kontemporer.
Penerapan Tata Tertib Sekolah Terhadap Disiplin Seragam Dan Kehadiran Siswa di SMP Annur : Tinjauan Perspektif Hukum Pendidikan Dan Psikologi Anak Agung Muhamad Bisri; Ifan Afandy; Ahmad Syarifuddin; Wahyu Divangga Tirta
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.4407

Abstract

Penerapan tata tertib sekolah dalam konteks pendidikan berbasis pesantren menuntut pendekatan yang tidak hanya berlandaskan legitimasi hukum, tetapi juga sensitif terhadap perkembangan psikologis peserta didik dalam membangun disiplin yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata tertib sekolah terhadap disiplin seragam dan kehadiran siswa di SMP Annur ditinjau dari perspektif hukum pendidikan dan psikologi anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumentasi untuk mengidentifikasi bentuk pelanggaran, pola penegakan aturan, serta respons peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata tertib sekolah telah memiliki dasar legal-formal yang jelas dan bersifat edukatif, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya konsisten, sehingga pelanggaran seragam dan perilaku bolos masih dipengaruhi oleh latar belakang kehidupan santri, perbedaan pola pembinaan pendidik, dan pengaruh teman sebaya. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi prinsip kepastian hukum dengan pendekatan persuasif dan dialogis berbasis psikologi anak, serta penguatan sinergi antara sekolah dan pesantren, guna membentuk budaya disiplin siswa yang manusiawi, konsisten, dan berkelanjutan.