Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Jurusan Ilmu Administrasi Negara Universitas Tidar Sebagai Bekal Kritis dan Inovatif untuk Membangun Birokrasi Digital Azzahra Nasywa Talitha; Rizza Arge Winanta; Kamelia Sholikhah; Aisyawa Ilham Fajar
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3429

Abstract

Perkembangan birokrasi digital menuntut SDM memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan inovatif yang kuat untuk mendukung tata kelola modern. Studi ini mengeksplorasi peran strategis Departemen Administrasi Publik di Universitas Tidar (UNTIDAR) dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan transformasi tata kelola digital Indonesia. Dengan menggunakan studi literatur kualitatif, penelitian ini mengacu pada jurnal akademik, dokumen kebijakan, analisis kurikulum, dan bukti empiris dari kerja lapangan mahasiswa di wilayah Magelang. Temuan menunjukkan bahwa kurikulum departemen mengintegrasikan mata kuliah utama—seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), inovasi sektor publik, analisis kebijakan, dan tata kelola digital—yang memperkuat kapasitas analitis, evaluatif, dan pemecahan masalah mahasiswa. Implementasi pembelajaran berbasis proyek lebih lanjut memungkinkan mahasiswa untuk merancang inovasi berbasis teknologi praktis, termasuk sistem layanan administrasi online, mekanisme layanan publik kode QR, dasbor data penduduk, dan model pengarsipan digital yang diterapkan dalam konteks administrasi perkotaan dan pedesaan. Inovasi-inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya sebagai konsumen teknologi, tetapi juga secara aktif berpartisipasi dalam transformasi sektor publik. Studi ini menyimpulkan bahwa UNTIDAR memainkan peran penting dalam menghasilkan birokrat masa depan yang adaptif dan inovatif, serta merekomendasikan penguatan komponen kurikulum, perluasan kolaborasi antara universitas dan pemerintah daerah, dan pelembagaan laboratorium inovasi digital untuk mempercepat pengembangan SDM yang unggul dan mampu mendukung tata kelola cerdas.