Masri, Nurul Anwar Anis Ika
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Pasien Gagal Ginjal dengan Hemodialisa Ruslima, Rosa; Masri, Nurul Anwar Anis Ika; Padaallah, Ananda Patuh; Rahayu, Previarsi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.317

Abstract

Latar belakang: Pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisa rentan mengalami kecemasan yang berdampak terhadap kualitas tidur, sehingga memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan kualitas hidup mereka. Kecemasan yang tidak terkelola dapat memperburuk gangguan tidur seperti insomnia dan meningkatkan risiko komplikasi metabolik.s.Tujuan: Menganalisis hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien PGK di RS Harapan Bunda Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 91 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05).Hasil: Mayoritas responden berusia 41–60 tahun (80%), perempuan (54%), dan berpendidikan menengah (57%). Tingkat kecemasan terbanyak kategori berat (39%), diikuti sedang (34%) dan ringan (27%). Kualitas tidur buruk dialami 56% responden, sementara 44% melaporkan tidur baik. Uji Chi-Square (χ² = 42,933; df = 2; p = 0,000) menunjukkan hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada pasien hemodialisa. Semakin tinggi tingkat kecemasan, semakin buruk kualitas tidur pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya skrining rutin kecemasan, edukasi sleep hygiene, serta intervensi psikososial dan spiritual dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kesejahteraan pasien