Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Duplex Sonography Plak Arteri Karotis Pada Pasien Stroke Iskemik Hakim, Syiffa Rellya; Fredy, Felix Chikita; Sari, Dewi Novita; Sari, Shinta Dewi Permata
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.20941

Abstract

Stroke iskemik, sering dikaitkan dengan plak aterosklerotik di arteri karotis. Evaluasi plak arteri karotis yang akurat sangat penting untuk diagnosis dan penanganan stroke iskemik yang tepat waktu. Sonografi dupleks, modalitas pencitraan non-invasif, telah muncul sebagai alat yang berharga dalam menilai plak arteri karotis dan potensinya untuk menyebabkan kejadian emboli. Penelitiian ini bertujuan untuk memberikan gambaran Plak arteri karotis pada pasien stroke iskemik dengan bantuan duplex sonography. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dan pemeriksaan non-invasif dengan sonografi dupleks. Penelitian ini dilakukan di RSUD Cibinong, Bogor, dan melibatkan dua kasus yang didiagnosis stroke iskemik yang memiliki plak pada arteri karotisnya. Visualisasi sonografi dupleks B-Mode karotis pada Kasus 1 menunjukkan plak stabil pada bifurkasi dekstra, dengan IMT 2 mm. Di sisi lain, Kasus 2 menunjukkan adanya plak tidak stabil pada bifurkasi dekstra dan sinistra, dengan IMT 2 mm. Pada kasus 2 terdapat riwayat hipertensi dan kebiasaan merokok berat. Kedua faktor risiko tersebut memungkinkan pasien memiliki plak tidak stabil. Kedua pasien sama-sama memiliki plak, namun kedua plak tersebut belum menimbulkan stenosis. Kedua pasien memiliki jenis plak yang berbeda; kasus 1 memiliki plak yang stabil, sedangkan kasus 2 memiliki plak yang tidak stabil. Lokasi plak pada kedua pasien ditemukan di arteri bifurkasi. Sonografi dupleks merupakan alat yang andal untuk menilai plak karotis pada pasien dengan stroke iskemik karena bersifat non-invasif, hemat biaya, dan mudah dilakukan.