Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Madu Trigona Sebagai Antibakteri Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylcoccus aureus Pada Penyakit Folikulitis Dengan Metode Difusi Prasasti, Aura Marselia; Silvia, Eka; Utami, Deviani; Syukri, Dwi Marlina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.20576

Abstract

Folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut yang umumnya disebabkan oleh bakteri, seperti Staphylococcus aureus. Penggunaan antibiotik secara berlebihan dan tidak tepat dapat mendorong terjadinya resistensi bakteri, dan Staphylococcus aureus diketahui telah mengembangkan ketahanan terhadap berbagai antibiotik.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas madu trigona terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi 20%, 50%, dan 80% menggunakan metode difusi, dan untuk menilai potensinya sebagai pengbatan alternatif pada folikulitis. Dengan menggunakan metode uji difusi cakram pada media agar Mueller-Hinton, penelitian ini menggunakan desain eksperimental untuk melihat bagaimana larutan madu memengaruhi zona penghambatan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan madu 20% menghasilkan zona penghambatan lemah (5,6 mm), zona penghambatan sedang 50% (6,06 mm), dan zona penghambatan sedang 80% (6,5 mm). Namun, larutan madu dengan konsentrasi 50% dan 80% memiliki potensi yang lebih tinngi sebagai antibakteri pada pertumbuhan Staphylococcus aureus dibandingkan konsentrasi 20%. Aquadest, yang berfungsi sebagai kontrol negatif, tidak menunjukkan adanya zona hambat.