Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prevalence of Depression and Anxiety Symptoms in Patients with Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) in Ambon City in 2025 Datu, Freti Sartika; Resnawaldi, Arlen; Yakobus, Sherly
JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkr.110118

Abstract

Latar Belakang: Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan gangguan endokrin yang paling umum pada wanita usia reproduksi dan tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan gangguan psikologis seperti depresi dan kecemasan. Penelitian terkait aspek psikologis SOPK di Indonesia, khususnya di Kota Ambon, masih sangat terbatas. Tujuan: Mengetahui prevalensi gejala depresi dan kecemasan pada wanita dengan SOPK di Kota Ambon tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling yang melibatkan 69 wanita usia 15– 49 tahun yang terdiagnosis SOPK berdasarkan Kriteria Rotterdam oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) secara digital dan dianalisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan SPSS versi 29.0. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 31,9% responden mengalami gejala depresi, terdiri dari depresi ringan (23,2%), sedang (7,2%), dan berat (1,4%). Sementara itu, 50,7% responden mengalami gejala kecemasan, dengan rincian kecemasan ringan (21,7%), sedang (20,3%), dan berat (8,7%). Mayoritas gejala berada pada tingkat ringan hingga sedang, namun prevalensinya tetap tergolong tinggi. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan perlunya pelaksanaan skrining rutin serta pendekatan komprehensif dalam penanganan pasien SOPK yang mencakup aspek fisik dan psikologis, guna meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.