Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Prevalensi Temuan Spondylosis Lumbal pada Pemeriksaan Konvensional Radiologi di RSUD Aloei Saboe Periode Januari-Juni 2025: Prevalence of Lumbar Spondylosis Findings in Conventional Radiology Examination at Aloei Saboe Regional Hospital in January-June 2025 Muh. Raditya A. Manyoe; Rizqullah F. Ilato; Azarya Cristo Andhara Biya; Aisyah Bintang B. Baraa; Wulandari Bempah; Winansih Gubali
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9585

Abstract

Spondylosis adalah penyakit yang membuat bagian tulang belakang menjadi rusak, ditandai dengan perubahan pada diskus yang terletak di antara tulang belakang, badan tulang, dan sendi-sendi kecil karena proses penuaan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif yang dilakukan di Instalasi Radiologi RSUD Aloei Saboe pada periode Januari hingga Juni 2025. Berdasarkan hasil penelitian, spondylosis lumbal merupakan kondisi degeneratif yang meningkat seiring bertambahnya usia dan paling banyak ditemukan pada kelompok usia 60–74 tahun, namun dapat muncul lebih dini akibat faktor risiko seperti beban kerja, aktivitas fisik berulang, trauma, kurangnya aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Proses degenerasi diskus intervertebralis, ligamen, sendi faset, serta kondisi penyerta seperti osteoporosis berperan penting dalam mempercepat kerusakan tulang belakang. Selain itu, perbedaan jenis kelamin turut memengaruhi kejadian spondylosis lumbal, sehingga menegaskan bahwa kondisi ini bersifat multifaktorial dan dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, serta faktor gaya hidup.