Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Puskesmas Di Puskesmas Matani Kota Tomohon Menggunakan Metode Hot-Fit: Evaluation of the Community Health Center Management Information System at the Matani Community Health Center in Tomohon City Using the Hot-Fit Method Desidaria Uta Napa; Christian Bertom Pajung; Fuad Hilmi Sudasman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9704

Abstract

Dalam rangka transformasi kesehatan nasional, Kementrian Kesehatan telah menggagas enam pilar transformasi, salah satunya adalah transformasi teknologi kesehatan yang menekankan digitalisasi sistem pelayanan kesehatan. Namun, implementasi SIMPUS seringkali menghadapi kendala yang berkaitan dengan sumber daya manusia, dukungan organisasi, dan keterbatasan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan SIMPUS di Puskesmas Matani Kota Tomohon dengan menggunakan metode Human, Organization, Technology-Fit (HOT-Fit) sehingga dapat diketahui faktor pendukung dan hambatan dalam implementasinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari penanggungjawab simpus, kepala puskesmas, petugas klaster II, IV, V dan kepala tata usaha. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek human, pengguna SIMPUS masih mengalami kendala dalam pemahaman teknis sehingga dibutuhkan pelatihan lanjutan. Dari aspek organization, pihak manajemen puskesmas mendukung penggunaan SIMPUS, tetapi belum optimal dalam penyediaan tenaga ahli IT dan pelatihan berkelanjutan. Dari aspek technology, SIMPUS telah membantu mempercepat proses pencatatan, pelaporan, dan penyimpanan data, tetapi masih terkendala jaringan internet yang tidak stabil. Sedangkan aspek Net Benefit, SIMPUS terbukti meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban administrasi manual serta memberikan manfaat sosial. Diperlukan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, penambahan tenaga teknis IT, perbaikan infrastruktur jaringan, serta komitmen manajerial yang lebih konsisten agar SIMPUS dapat berfungsi optimal.