Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Rumah Panggung di Kelurahan Woloan 2 Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon: The relationship between age and length of service with musculoskeletal disorders (MSDs) among stage workers in Woloan 2 Village, West Tomohon District, Tomohon City Miranda T. Kojongian; Ellen B. Lomboan; Richard A. Palilingan; Syafriani; Ilham Salam; Yuliana Sattu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9740

Abstract

Keluhan Musculoskeletal merupakan salah satu keluhan pada otot dan sendi yang disebabkan oleh gerakan berulang, postur tubuh yang tidak ergonomi, dan pengangkatan beban berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja rumah panggung di kelurahan woloan 2 kecamatan tomohon barat kota tomohon. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja rumah panggung di Woloan 2 yang berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini 80 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian antara umur dan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan keofisien korelasi r = 0,669 atau koefisien korelasi kuat dengan arah positif, dan hubungan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi r =0,459 atau koefisien korelasi sedang dengan arah positif. Kesimpulannya terdapat hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja dengan arah korelasi positif (+) atau searah
Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Mahasiswa di Asrama VII Tondano: Description of Clean and Healthy Living Behavior among Students in Dormitory VII Tondano Selpina Tobai; Richard A. Palilingan; Vera D. Tombokan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.10785

Abstract

Asrama mahasiswa merupakan lingkungan sosial yang berpotensi membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). PHBS merupakan upaya preventif yang penting dalam meningkatkan derajat kesehatan individu dan lingkungan, namun penerapannya di asrama masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas, pengawasan, dan kesadaran mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku hidup bersih dan sehat mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Negeri Manado berdasarkan karakteristik responden dan indikator PHBS. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang mencakup empat indikator utama, yaitu kebersihan diri, kebersihan lingkungan, pola makan dan aktivitas fisik, serta pencegahan penyakit. Jumlah responden sebanyak 80 mahasiswa yang dipilih dengan teknik total sampling, dan data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 21–25 tahun (60%), berjenis kelamin perempuan (51,2%), dan telah tinggal di asrama lebih dari tiga tahun (53,8%). Tingkat PHBS mahasiswa berada pada kategori baik (50%), cukup (47,5%), dan kurang (2,5%). Indikator dengan skor tertinggi adalah kebersihan diri, sedangkan terendah adalah kebersihan lingkungan dan pola makan sehat. Secara keseluruhan, perilaku hidup bersih dan sehat mahasiswa asrama tergolong cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan edukasi, kesadaran, dan fasilitas pendukung untuk memperkuat penerapan PHBS secara konsisten.