Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU KONTROL TEKANAN DARAH DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BATUSURA TANA TORAJA TAHUN 2024 Claudia Ayu Saputri; Jilly Toar; Ilham Salam
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Manado (JIKMA)
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i3.171

Abstract

Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure beyond a predetermined normal limit of 140/90 mmHg which can result in death. The purpose of this study is to determine the relationship between blood pressure control behavior and diet and hypertension status in the working area of the Batusura' Tana Toraja Health Center. The method of this research is quantitative with a descriptive- analytical approach with a Cross Sectional design. The results of the study with the results of statistical tests on blood pressure control behavior variables and diet, using the SPSS application with the pearson chiu-square test obtained a p-value = 0.000 which means that it is smaller than the decision-making value with a confidence level of 95%, which is α = 0.05. H1 was accepted and H0 was rejected and there was a relationship between blood pressure control behavior and diet with hypertension status in the work area of the Batusura Health Center, Tana Toraja. The conclusion of this study obtained results that prove the hypothesis that there is a relationship between blood pressure control behavior and diet and hypertension status, therefore to pay more attention to be more routine in controlling blood pressure, reducing the habit of eating excessive fatty foods, smoking and increasing physical activity.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Kecamatan Motoling Timur: Factors Associated with Stunting in Toddlers in East Motoling District Nathasya E. Paat; Lucyana Pongoh; Ilham Salam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9721

Abstract

Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang yang dialami oleh anak akibat gizi buruk, infeksi yang berulang, dan juga stimulasi psikososial yang tidak memadai. Seorang anak didefinisikan sebagai stunting apabila tinggi badan berdasarkan usia mereka lebih dari dua standar deviasi di bawah median standar pertumbuhan anak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di kecamatan Motoling Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian case control. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 96 responden dengan 16 sampe case dan 80 sampel control. Data diambil menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan antara pemberian asi ekslusif dan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting sedangkan untuk riwayat berat badan lahir rendah, riwayat penyakit infeksi ispa dan/atau diare dan status imunisasi tidak menunjukan hubungan dengan kejadian stunting secara statistik.
Hubungan Antara Umur Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Rumah Panggung di Kelurahan Woloan 2 Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon: The relationship between age and length of service with musculoskeletal disorders (MSDs) among stage workers in Woloan 2 Village, West Tomohon District, Tomohon City Miranda T. Kojongian; Ellen B. Lomboan; Richard A. Palilingan; Syafriani; Ilham Salam; Yuliana Sattu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9740

Abstract

Keluhan Musculoskeletal merupakan salah satu keluhan pada otot dan sendi yang disebabkan oleh gerakan berulang, postur tubuh yang tidak ergonomi, dan pengangkatan beban berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan Musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja rumah panggung di kelurahan woloan 2 kecamatan tomohon barat kota tomohon. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja rumah panggung di Woloan 2 yang berjumlah 80 orang. Sampel dalam penelitian ini 80 orang, diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan uji spearman rho. Hasil penelitian antara umur dan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan keofisien korelasi r = 0,669 atau koefisien korelasi kuat dengan arah positif, dan hubungan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal p – value = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi r =0,459 atau koefisien korelasi sedang dengan arah positif. Kesimpulannya terdapat hubungan antara umur dan masa kerja dengan keluhan musculoskeletal pada pekerja dengan arah korelasi positif (+) atau searah