ABSTRAK Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan kelainan organ, yang berisiko tinggi terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Faktor risiko preeklamsia bersifat multifaktorial, termasuk riwayat preeklamsia sebelumnya, obesitas, kelengkapan pemeriksaan antenatal, status pekerjaan, dan stres. Penelitian ini merupakan systematic literature review yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Pencarian literatur dilakukan melalui database elektronik dengan kata kunci: preeklamsia, stres, ibu hamil/kehamilan, faktor psikososial, dan kecemasan, serta disaring menggunakan metode PRISMA. Dari sepuluh jurnal yang dianalisis, sebagian besar menunjukkan hubungan signifikan antara tingkat stres ibu hamil dengan kejadian preeklamsia. Selain itu, faktor lain seperti status pekerjaan, riwayat preeklamsia, obesitas, dan pemeriksaan antenatal juga memengaruhi risiko preeklamsia. Hasil kajian ini menegaskan pentingnya manajemen stres dan dukungan psikososial selama kehamilan sebagai bagian dari upaya pencegahan preeklamsia. ABSTRACT Preeclampsia is a pregnancy complication characterized by hypertension and organ dysfunction, which poses a high risk of maternal and fetal morbidity and mortality. The risk factors for preeclampsia are multifactorial, including a history of preeclampsia, obesity, completeness of antenatal care, employment status, and stress. This study is a systematic literature review aimed at analyzing the relationship between stress and the incidence of preeclampsia in pregnant women. Literature searches were conducted through electronic databases using the keywords: preeclampsia, stress, pregnant women/pregnancy, psychosocial factors, and anxiety, and were filtered using the PRISMA method. Of the ten journals analyzed, most showed a significant relationship between stress levels in pregnant women and the occurrence of preeclampsia. In addition, other factors such as employment status, history of preeclampsia, obesity, and antenatal care also influence the risk of preeclampsia. These findings emphasize the importance of stress management and psychosocial support during pregnancy as part of preeclampsia prevention efforts.