Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan morfologi bagian afiksasi dalam penulisan teks pidato oleh siswa VIII A MTs Al-Ishlah Garawangi dan pemanfaatannya sebagai modul ajar dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa kesalahan afiksasi yang ditemukan dalam teks pidato oleh siswa VIII MTs Al-Ishlah Garawangi. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan dokumentasi meliputi teknik baca dan catat, dengan instrumen berupa lembar korpus data. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini diterapkan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi teori. Model analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Tahapan dalam model ini mencakup proses pengumpulan data, identifikasi kesalahan, penjelasan kesalahan, klasifikasi jenis kesalahan, hingga evaluasi terhadap kesalahan yang ditemukan. Dari hasil penelitian ditemukan sebanyak 10 kasus kesalahan afiksasi dalam teks pidato siswa. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pengembangan modul pembelajaran bahasa Indonesia.Affixation Errors in Speech Texts by Class VIII Students of MTs Al-Ishlah Garawangi MajalengkaAbstractThis study aims to describe the form of morphological errors of affixation parts in writing speech texts by students of VIII A MTs Al-Ishlah Garawangi and its use as a teaching module in Indonesian language learning. This study uses a qualitative descriptive approach. The data analyzed are affixation errors found in speech texts by students of VIII MTs Al-Ishlah Garawangi. Data collection techniques with observation and documentation include reading and note-taking techniques, with instruments in the form of data corpus sheets. Data validity techniques in this study are applied through source triangulation, method triangulation, and theory triangulation. The data analysis model used is interactive analysis. The stages in this model include the process of data collection, error identification, error explanation, error type classification, and evaluation of the errors found. From the results of the study, 10 cases of affixation errors were found in students' speech texts. The findings of this study are expected to be used as material for developing Indonesian language learning modules.