Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Ignition Booster terhadap Karakteristik Emisi CO, HC, CO₂, dan O₂ pada Sepeda Motor Honda Beat FI 2013 Rahmat Hidayah, Khalik; Muslim; Rifdarmon; Fernandez, Donny
JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): JTPVI: Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtpvi.v4i1.325

Abstract

Penggunaan sepeda motor yang terus meningkat berkontribusi pada pencemaran udara melalui emisi gas buang. Penelitian ini menganalisis pengaruh pemasangan Ignition Booster tipe plasma pada sistem pengapian terhadap emisi gas buang sepeda motor Honda Beat FI 2013. Penelitian deskriptif-eksperimental ini dilakukan pada kondisi putaran idle menggunakan four-gas analyzer, dengan tiga kali pengulangan untuk kondisi standar dan setelah pemasangan Ignition Booster. Hasil menunjukkan penurunan emisi karbon monoksida (CO) sebesar 23,52% (0,513% menjadi 0,39%), hidrokarbon (HC) 11,05% (60,33 ppm menjadi 53,66 ppm), dan karbon dioksida (CO₂) 2,12% (4,7% menjadi 4,6%), sementara kadar oksigen (O₂) meningkat 49,63% (8,18% menjadi 12,24%). Seluruh nilai emisi berada jauh di bawah ambang batas standar Euro 3. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan energi percikan melalui Ignition Booster mampu meningkatkan kualitas pembakaran dan berpotensi menjadi solusi retrofit sederhana untuk menurunkan emisi kendaraan roda dua. The rapid growth of motorcycle use substantially contributes to urban air pollution through exhaust emissions. This study examines the effect of installing a plasma-type Ignition Booster on the ignition system of a Honda Beat FI 2013 motorcycle on its exhaust-gas composition. A descriptive experimental design was applied at idle speed using a four-gas analyzer, with three repeated measurements for the baseline and booster conditions. The Ignition Booster reduced carbon monoxide (CO) emissions by 23.52% (0.513% to 0.39%), hydrocarbons (HC) by 11.05% (60.33 ppm to 53.66 ppm), and carbon dioxide (CO₂) by 2.12% (4.7% to 4.6%), while oxygen (O₂) concentration increased by 49.63% (8.18% to 12.24%). All emission levels were well below the Euro 3 limits. These findings indicate that strengthening spark energy via an Ignition Booster improves combustion quality and offers a simple retrofit strategy to reduce emissions from existing two-wheeled vehicles.