Kualitas pengecatan bodi kendaraan sangat ditentukan oleh proses curing di dalam oven, yang bergantung pada kestabilan temperatur dan kelembapan udara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kecepatan sirkulasi udara terhadap temperatur dan kelembapan relatif di oven pengecatan dengan metode eksperimen kuantitatif. Pengukuran kecepatan udara, temperatur, dan kelembapan dilakukan menggunakan anemometer, sensor temperatur digital, dan sensor kelembapan pada tiga variasi kecepatan kipas (0,91; 2,67; 3,89 m/s) selama 20 menit. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan sirkulasi dari 0,91 menjadi 3,89 m/s meningkatkan temperatur rata-rata oven dari 52,5 °C menjadi 59,5 °C dan menurunkan kelembapan relatif dari 38,0% menjadi 33,5%. Analisis keseragaman pada tiga titik ukur menghasilkan koefisien variasi < 5%, menandakan distribusi udara yang sangat seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa pengaturan sistem ventilasi dan sirkulasi udara yang tepat mampu meningkatkan perpindahan panas konveksi, efisiensi curing, dan kualitas pengecatan bodi kendaraan. The quality of vehicle body painting is strongly determined by the curing process in the oven, which depends on stable air temperature and humidity. This study analyzes the effect of air circulation speed on oven temperature and relative humidity using a quantitative experimental method. Air velocity, temperature, and humidity were measured with an anemometer, digital temperature sensor, and humidity sensor at three fan-speed settings (0.91, 2.67, and 3.89 m/s) during 20-minute curing cycles. The results show that increasing air-circulation speed from 0.91 to 3.89 m/s raises the average oven temperature from 52.5 °C to 59.5 °C and reduces relative humidity from 38.0% to 33.5%. Uniformity analysis at three measurement points yields coefficients of variation below 5%, indicating highly uniform airflow distribution. These findings demonstrate that properly designed ventilation and air-circulation systems can enhance convective heat transfer, improve curing efficiency, and increase the consistency of automotive body-paint quality.