Yasiman, Yasiman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Reflektif Evaluasi Diri Guru Madrasah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Temuan Tantangan dan Implikasi Pendampingan Yasiman, Yasiman; Dodo
urn:issn:2986-9994:sib-v3-i1-20255
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/sibook.v3i2.31

Abstract

  This study aims to analyze the results of teachers’ self-reflective evaluation in the implementation of the Merdeka Curriculum by highlighting achievements, challenges, and mentoring needs. A descriptive qualitative design was employed, with primary data derived from the July teachers’ self-evaluation instrument covering five main aspects: lesson planning, teaching implementation, learning assessment, student guidance, and additional tasks. The findings indicate that most teachers achieved the “target met” category, particularly in planning and student guidance, although a considerable proportion reported “partially implemented” in teaching and assessment. The main challenges include limited ICT resources, low students’ basic literacy, dense learning materials with restricted time allocation, and heavy administrative workload. These findings suggest that teacher reflection is not merely an administrative formality, but an early diagnostic tool that effectively maps teachers’ actual needs. Theoretically, this study contributes by reinforcing the concept of periodic reflection as a strategy for improving teaching quality, while practically it provides recommendations for contextual mentoring by school principals and supervisors. The implications highlight the importance of fostering a reflective, collaborative, and adaptive culture in madrasahs to support the success of the Merdeka Curriculum, with the limitation that classroom observations were not conducted for data triangulation.
Analisis Kepemimpinan Kepala Raudhatul Athfal dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Yasiman, Yasiman; Dodo
urn:issn:2986-9994:sib-v3-i1-20255
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/sibook.v3i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kepemimpinan kepala Raudhatul Athfal (RA) dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan transformasi digital berdasarkan hasil survei terhadap 17 kepala RA di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala RA pada umumnya telah sering dan selalu melaksanakan fungsi kepemimpinan pembelajaran, manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, serta memanfaatkan media digital dalam administrasi dan komunikasi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, sumber daya manusia guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik, keterbatasan anggaran, serta rendahnya literasi digital pada sebagian responden. Transformasi digital dipandang sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan RA, meskipun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan kompetensi. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembinaan berkesinambungan oleh pengawas madrasah, penguatan kapasitas kepemimpinan kepala RA, serta peningkatan literasi digital untuk menghadapi tuntutan pendidikan anak usia dini di era modern.