Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik kepemimpinan kepala Raudhatul Athfal (RA) dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan transformasi digital berdasarkan hasil survei terhadap 17 kepala RA di Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala RA pada umumnya telah sering dan selalu melaksanakan fungsi kepemimpinan pembelajaran, manajerial, supervisi akademik, kewirausahaan, serta memanfaatkan media digital dalam administrasi dan komunikasi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, sumber daya manusia guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik, keterbatasan anggaran, serta rendahnya literasi digital pada sebagian responden. Transformasi digital dipandang sangat penting untuk meningkatkan mutu layanan RA, meskipun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan kompetensi. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pembinaan berkesinambungan oleh pengawas madrasah, penguatan kapasitas kepemimpinan kepala RA, serta peningkatan literasi digital untuk menghadapi tuntutan pendidikan anak usia dini di era modern.
Copyrights © 0000