Pradipto, Yosef
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Komunitas Film melalui Pengembangan LMS Bee-Scinemas untuk Pembelajaran Pembuatan Film Lokal di Banyumas Raya Sumbogo, Tri; Pradipto, Yosef; Muslikhin
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1824

Abstract

Makalah ini menjelaskan pengembangan dan implementasi Sistem Manajemen Pembelajaran/Learning Management System (LMS) berbasis web untuk mendukung pendidikan film yang inklusif dan berkelanjutan bagi siswa di pedesaan Banyumas Raya, Indonesia. Inisiatif ini muncul sebagai tanggapan atas tantangan yang dihadapi oleh komunitas film lokal, termasuk akses terbatas ke pendidikan formal, kurangnya infrastruktur digital, dan sumber daya pelatihan yang tidak memadai. Program ini bertujuan untuk memberdayakan siswa dan fasilitator dengan mengintegrasikan modul film yang dikembangkan secara lokal, desain partisipatif, dan pengembangan kapasitas ke dalam satu platform digital. Pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset memandu semua tahap, mulai dari pemetaan aset dan keterlibatan pemangku kepentingan hingga desain kolaboratif dan pengujian percontohan LMS. Sistem yang dibangun di atas platform MOODLE ini disesuaikan dengan kebutuhan dan keterampilan digital anggota komunitas dan dirancang untuk menampung konten modular, mendukung pembelajaran kelompok, dan memungkinkan pelacakan kemajuan waktu nyata. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan siswa, partisipasi digital, dan jumlah kelompok produksi film yang dipimpin oleh pemuda. Data survei menunjukkan minat yang kuat dalam pendidikan film di kalangan pemuda pedesaan dan preferensi untuk pilihan pembelajaran jangka pendek, fleksibel, dan dapat diakses. LMS juga berkontribusi untuk memperkuat jaringan pengetahuan lokal dan mempromosikan pelestarian warisan budaya dan linguistik melalui film. Hasil survei terhadap 239 pelajar di 4 (empat Kabupaten) menunjukkan bahwa 54,8% pelajar menyatakan setuju bahwa LMS Bee-Scinemas.ID bermanfaat bagi pelajar untuk mempelajari pembuatan film komunitas. Temuan ini menunjukan efektivitas platform pembelajaran daring tersebut bagi perfilman pelajar. Meskipun tantangan tetap ada dalam infrastruktur dan literasi digital, program ini menunjukkan bahwa model partisipatif, berbasis aset, dan didukung teknologi dapat secara efektif mendorong pendidikan berbasis masyarakat dan pemberdayaan budaya di daerah pedesaan. Rekomendasi ditawarkan untuk inisiatif masa depan yang bertujuan untuk memperluas pendidikan kreatif digital dalam konteks yang sama.