Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Rancang Bangun Mesin Parut Kelapa dengan Menggunakan Bahan Bakar Gas Achmad Rijanto; Imaduddin Bahtiar Efendi
Warta Industri Hasil Pertanian Vol 35, No 2 (2018)
Publisher : Balai Besar Industri Agro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.864 KB) | DOI: 10.32765/warta ihp.v35i2.4316

Abstract

Penggunaan bahan bakar gas pada mesin parut kelapa merupakan salah satu upaya untuk memanfaatkan bahan bakar gas sebagai bahan bakar alternatif pada mesin parut kelapa berbahan bakar minyak. Bahan bakar gas yang digunakan pada penelitian ini adalah Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 kg. Tujuan penelitian ini adalah merancang mesin parut kelapa berbahan bakar gas, dan menganalisis konsumsi bahan bakar gas, biaya bahan bakar gas serta kecepatan produksi parutan daging buah kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perancangan dan eksperimental. Eksperimen dilakukan untuk mengukur banyaknya bahan bakar gas yang dipakai, dan banyaknya produksi parutan daging buah kelapa. Hasil dari penelitian ini adalah mesin parut kelapa berbahan bakar gas dengan dimensi ukuran panjang 560 mm, lebar 340 mm, tinggi 610 mm, konsumsi bahan bakar gas sebesar 0,136 kg/jam - 0,152 kg/jam, biaya bahan bakar gas yang dipakai sebesar Rp. 816,-/jam – Rp. 912,-/jam dan kecepatan produksi parutan daging buah kelapa sebesar 11,765 kg/jam - 12,647 kg/jam.
INTEGRASI METODE FMEA DAN FTA DALAM MENGANALISIS RISIKO POTENSI BAHAYA DI AMMONIA SECTION Aliyah Susanti; Imaduddin Bahtiar Efendi; Mohammad Muslimin
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.109

Abstract

Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan produksi Monosodium Glutamate (MSG), tepatnya di bagian ammonia section. Ammonia berperan penting dalam proses fermentasi, namun juga berbahaya karena bersifat toksik, mudah menguap, dan termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hasil observasi dan wawancara awal menunjukkan adanya kondisi tidak aman seperti paparan gas, kerusakan instrumen, risiko terpeleset, terjatuh, serta tersengat pipa panas yang dapat membahayakan keselamatan kerja. Penelitian ini fokus pada identifikasi potensi bahaya di tiga aktivitas utama ammonia section: unloading materials, storage, dan distribute to process. Dengan metode FMEA, ditemukan 19 potensi bahaya, di mana risiko tertinggi adalah paparan gas saat patrol di area stock tank ammonia, dengan nilai RPN sebesar 160. Ini menunjukkan bahwa paparan gas di area tersebut adalah bahaya utama yang harus diprioritaskan. Melalui Fault Tree Analysis (FTA), berhasil diidentifikasi 13 akar penyebab dari bahaya paparan gas tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi pengendalian untuk tiap akar penyebab, mengacu pada prinsip hierarki pengendalian. Temuan ini diharapkan dapat membantu dalam merancang langkah preventif guna menurunkan risiko potensi kecelakaan kerja.
Evaluasi Struktur Organisasi Berbasis Ergonomi Makro: Studi Persepsi Karyawan Pada Industri Pupuk Imaduddin Bahtiar Efendi; Rahmadina Sabrina Putri; Iqbal Tafaqur Rahman; Muhammad Ardhi Wijaya
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12259

Abstract

Struktur organisasi merupakan elemen penting dalam mendukung efektivitas sistem kerja karena berperan dalam mengatur pembagian tugas, hubungan kewenangan, koordinasi, dan mekanisme komunikasi dalam organisasi. Struktur organisasi yang kurang efektif dapat menyebabkan ketidakjelasan peran, hambatan koordinasi, serta rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas struktur organisasi Pada industri pupuk berdasarkan persepsi karyawan dalam perspektif ergonomi makro. Pendekatan ergonomi makro digunakan untuk memahami organisasi sebagai suatu sistem sosioteknik yang melibatkan keterkaitan antara manusia, struktur, teknologi, tugas, dan lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima tingkat. Sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 42 karyawan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui nilai rata-rata, standar deviasi, serta pengujian validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai signifikansi <0,05 dan instrumen memiliki tingkat reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,733. Persepsi karyawan terhadap struktur organisasi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,45 yang termasuk kategori sangat baik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa struktur organisasi telah mendukung koordinasi, pengambilan keputusan, dan pencapaian target kerja, meskipun masih terdapat peluang perbaikan pada aspek fleksibilitas dan komunikasi antar departemen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa struktur organisasi pada industri pupuk telah berjalan efektif dalam mendukung sistem kerja, namun diperlukan penguatan fleksibilitas organisasi untuk meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap kondisi operasional yang dinamis.