Siregar, Torang Siregar
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Status Single Parent terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia Dini Siregar, Torang Siregar
Thufuli: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): Thufuli: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62070/thufuli.v3i1.273

Abstract

Artikel ini membahas pengaruh status single parent terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Anak yang dibesarkan oleh single parent sering mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialnya secara optimal. Akibatnya, anak cenderung kurang mampu berinteraksi dengan lingkungan, merasa minder, dan menarik diri. Pada keluarga single parent dengan kondisi ekonomi rendah, asupan nutrisi anak sering tidak seimbang sehingga berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun psikososial. Selain itu, single parent sering menghadapi keterbatasan waktu untuk menanamkan nilai-nilai adat, sopan santun, dan budaya keluarga, sehingga anak kurang memiliki pemahaman tentang norma sosial dan berpotensi mengalami perilaku menyimpang. Dalam bidang pendidikan, single parent yang sibuk mencari nafkah cenderung kurang optimal dalam mendampingi proses belajar anak, termasuk pembelajaran agama, sehingga anak menjadi kurang dekat dengan nilai-nilai spiritual. Perlindungan terhadap anak dari pengaruh negatif lingkungan juga sering terbatas, yang dalam jangka panjang dapat menimbulkan kecemasan, stres, atau gangguan psikologis. Kondisi-kondisi ini secara keseluruhan berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial, pemenuhan kebutuhan psikologis, serta bimbingan keluarga bagi anak single parent untuk meminimalkan dampak negatif dan mendukung pertumbuhan optimal dalam aspek sosial dan emosional.
TEBAK & TERKA DAN LARI ESTAFET: MATEMATIKA ANAK USIA DINI Siregar, Torang Siregar
Hamka Ilmu Pendidikan Islam Vol. 5 No. 02 (2025): edisi Desember 2025
Publisher : Hamka Ilmu Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika pada anak usia dini memegang peran penting dalam pengembangan kognitif, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan sosial anak. Agar proses pembelajaran lebih efektif, diperlukan metode yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet merupakan metode yang dapat mengenalkan konsep matematika dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Permainan Tebak & Terka menggunakan kartu tebak kata yang membantu anak mengenal simbol bilangan, pola, dan konsep dasar matematika lainnya. Aktivitas ini mendorong kemampuan berhitung, pemecahan masalah, komunikasi, serta interaksi sosial. Sementara itu, permainan Lari Estafet memadukan aktivitas fisik dengan pembelajaran matematika, di mana anak berlari sambil menghitung bilangan dan menjawab soal matematika. Metode ini tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif, tetapi juga mengembangkan kemampuan motorik kasar, kerja sama tim, dan sportivitas. Implementasi kedua permainan ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, interaktif, dan bermanfaat bagi perkembangan anak secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang kreatif dan aktif, anak-anak dapat belajar matematika secara efektif sambil mengasah keterampilan sosial dan motorik mereka. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan permainan Tebak & Terka dan Lari Estafet dapat meningkatkan minat belajar anak, mendorong partisipasi aktif, serta mempermudah guru dalam menyampaikan konsep matematika secara variatif.