Abimanyu, Adjie Anggito
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dominasi Maskulinitas Dalam Kepemimpinan HIMANISRA Universitas Tidar: Analisis Perspektif Gender And Development (GAD) Abimanyu, Adjie Anggito; Novita Putri Alifia; Annisa Fadhillah; Choiruly Inayah; Intan Amalia Kartika; Afifah Afra Aulia
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 12 No 02 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/jsga.v12i02.12552

Abstract

Penelitian ini menganalisis dominasi maskulinitas dalam kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (Himanisra) Universitas Tidar periode 2021–2025 melalui pendekatan Gender and Development (GAD). Meskipun perempuan mendominasi jumlah keanggotaan organisasi secara kuantitatif, posisi ketua himpunan secara konsisten dipegang oleh laki-laki selama lima periode berturut-turut, sementara perempuan hanya menempati posisi wakil ketua atau koordinator divisi pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, memperoleh data primer melalui wawancara mendalam terhadap pengurus aktif Himanisra dan data sekunder dari dokumen struktur organisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan kepemimpinan disebabkan oleh tiga faktor utama menurut indikator GAD. Pertama, relasi gender yang tidak setara dalam distribusi kekuasaan organisasi, di mana laki-laki mendominasi posisi strategis. Kedua, hambatan struktural akibat konstruksi sosial dan stereotip gender yang menempatkan kepemimpinan sebagai ranah maskulin, sehingga perempuan sering kali tidak diberi kesempatan yang setara. Ketiga, upaya perubahan struktural melalui pelatihan dan workshop belum mampu mengeliminasi bias gender yang sudah sistemik, menunjukkan bahwa perubahan perlu dilakukan secara lebih mendasar. Hasil penelitian menegaskan bahwa dominasi maskulinitas dalam kepemimpinan bukan sekadar preferensi individu, melainkan produk dari relasi kekuasaan, konstruksi budaya patriarki, dan struktur organisasi yang bias gender. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi kebijakan internal yang progresif, penguatan kapasitas kepemimpinan perempuan secara berkelanjutan, serta transformasi budaya organisasi untuk mewujudkan kesetaraan substantif dalam pengambilan keputusan di tingkat tertinggi. Keywords: Kepemimpinan, Maskulinitas, GAD, Kesetaraan Gender.