Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Hospital Marketing Mix and Its Effect on Patient Loyalty in the Outpatient Department of Arjawinangun Regional General Hospital Safitri, Zakiyah; Rumengan, Grace S; Yulius, Dicky; Wihartanti, Diah Vita
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v7i1.1346

Abstract

This study aims to analyze the influence of the hospital marketing mix on patient loyalty at RSUD Arjawinangun, Cirebon Regency. Using a quantitative cross-sectional design, data were collected from 151 outpatient respondents through structured questionnaires. The marketing mix variables examined included product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence. Data were analyzed using descriptive statistics, Chi-Square tests, and multivariate logistic regression with a forward stepwise method. The results of the bivariate analysis showed that price, place, promotion, people, process, and physical evidence were statistically significantly associated with patient loyalty (p < 0.05), whereas the product dimension was not. Multivariate analysis revealed that physical evidence, promotion, and people were the most dominant factors influencing patient loyalty, with the final model explaining 60.5% of the variance in loyalty. Patients who perceived hospital facilities as clean, comfortable, and well-organized, received clear and informative promotional communication, and experienced professional and empathetic services from hospital staff were significantly more likely to demonstrate high loyalty. These findings indicate that patient loyalty in public hospitals is shaped not only by clinical services but also by experiential and relational aspects of healthcare delivery. Therefore, hospital management should integrate service quality improvement, human resource development, and strategic promotion to enhance sustainable patient loyalty.
Analisis Pengaruh Pengetahuan, Kedisiplinan Dan Beban Kerja Dokter Dalam Kelengkapan Pengisian Rekam Medis (Elektronik) Pasien Rawat Inap Untuk Peningkatan Klaim Asuransi Di Rs Islam Al-Muchtar Karawang (Jawa Barat) Sarifa, Sarifa; Putu G, Aliefety; Yulius, Dicky
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8020

Abstract

Abstrak Ketidaklengkapan dalam rekam medis akan mempengaruhi hak pasien atas isi rekam medisnya, menyulitkan proses klasifikasi dan kodefikasi penyakit, memperlambat pembuatan laporan rumah sakit, mengganggu pembuatan bukti untuk kasus hukum dan kepolisian, serta menghambat proses klaim asuransi pasien. Rekam medis yang tidak lengkap dapat disebabkan oleh faktor sumber daya manusia seperti minimnya pengetahuan, disiplin yang rendah, dan beban kerja yang tinggi. Tujuan penelitian: Mengetahui faktor apa saja yang menjadi penyebab dari ketidaklengkapan rekam medis (elektronik) yang dilihat dari sisi sumber daya manusia yaitu dokter, hal ini menyebabkan terjadinya penurunan klaim asuransi. Metode penelitian: Desain cross sectional dengan metode kuantitatif. Studi ini menerapkan total sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 51 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Terdapat pengaruh pengetahuan dan kedisiplinan dokter terhadap kelengkapan pengisian rekam medis (elektronik) pasien rawat inap diperoleh hasil signifikan (pvalue) sebesar 0.001 (0.001 kurang dari 0.005). Sedangkan tidak terdapat pengaruh beban kerja dokter terhadap kelengkapan pengisian rekam medis (elektronik) pasien rawat inap, diperoleh hasil signifikan (pvalue) sebesar 0.131 (0.131 lebih besar dari 0.005). Kesimpulan: Pengetahuan dokter atas rekam medis elektronik dan kedisiplinan dokter atas rekam medis elektronik berhubungan dengan kelengkapan pengisian rekam medis (p kurang dari 0.05) sedangkan beban kerja dokter tidak (p sama dengan 0.131). Saran: RS dapat meningkatkan pengetahuan dokter melalui diskusi dan audit secara berkala, evaluasi sistem serta penyuluhan informasi dengan konsisten, mempermudah pengisian rekam medis elektronik, memberikan bimbingan bagi dokter yang mengalami kesulitan baik langsung maupun online serta pelatihan berkelanjutan dalam pengisian rekam medis, ditambah adanya buku panduan pengisian rekam medis elektronik dari tim IT. Kata Kunci: Pengetahuan, Kedisiplinan, Beban Kerja, Rekam Medis (Elektronik)