Naufal Priambodo, Abiyyuda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Prefrensi dan Frekuensi Metode Transaksi Tunai dan Digital pada Pelayanan Rawat Jalan Klinik AiMed Banyuwangi Naufal Priambodo, Abiyyuda; Indra Nagastya, Bagus; Heji Dian Pertiwi, Kang; Ayu Lestari, Dea
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2858

Abstract

Transformasi pembayaran digital di sektor kesehatan Indonesia lewat QRIS berkembang dengan cepat, tetapi penggunaannya di fasilitas kesehatan tingkat pertama masih banyak penggunaan metode pembayaran tunai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis frekuensi dan preferensi pasien dalam memakai pembayaran tunai vs digital (QRIS, transfer, dan EDC) pada pelayanan rawat jalan di Klinik Pratama AiMed Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling terhadap 61 responden pada periode bulan Oktober 2025. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p < 0,05) dan domisili (p < 0,05) terhadap pemilihan metode pembayaran. Kelompok usia Remaja dan Dewasa Muda serta pasien dengan domisili dari luar kota mendominasi penggunaan pembayaran digital, sedangkan kelompok Lansia mendominasi pemilihan pembayaran tunai. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan metode pembayaran (p > 0,05). Kesenjangan generasi (generation gap) dan faktor domisili menjadi salah satu penentu dalam adopsi teknologi pembayaran. Klinik disarankan untuk mempertahankan sistem pembayaran tunai dan digital untuk mengakomodasi pasien lansia sembari memperkuat infrastruktur digital untuk pasien usia produktif dan wisatawan.