Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Komunikasi Keluarga Berdasarkan Perspektif Anak Berhadapan Dengan Hukum (Studi Fenomenologi Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas Ii Bandung) Setiawan, Aracely Latisha; Ramadhanai, Maulana Rezi; Widya P, Chairunnisa
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi keluarga berdasarkan perspektif Anak yang Berhadapandengan Hukum di Lembaga Pembinaan Kelas II Bandung pada tahap pra-penempatan. Latar belakang penelitianmengidentifikasi masalah tingkat kriminalitas yang dilakukan oleh anak di Indonesia dan terutama di Kota Bandung.Teori yang digunakan adalah Family Communication Pattern Theory (FCPT) untuk memahami komunikasi keluargaberdasarkan perspektif Anak yang Berhadapan dengan Hukum. Metode penelitian menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan fenomenologi serta menggunakan wawancara sebagai instrumen pengumpulan data. Hasilpenelitian menunjukkan adanya variasi pada orientasi percakapan dan orientasi konformitas yaitu orientasi yangrendah dan orientasi yang tinggi yang melibatkan unsur-unsur dalam orientasi seperti diskusi, saling menghargai, dankepedulian yang kurang. Tingkat orientasi akhirnya membentuk tingkat penerapan fungsi sosialisasi dan pendidikan.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya komunikasi keluarga pada anak karena dapatmembentuk perilaku yang anak lakukan. Dengan demikian, penelitian ini memiliki implikasi yang penting dalampendidikan dan juga pembangunan masyarakat yang lebih baik lagi.Kata Kunci : Komunikasi Keluarga, Anak Berhadapan dengan Hukum, Kriminalitas.
Komunikasi Interpersonal Pembina Dan Client Dalam Proses Rehabilitasi Remaja Bermasalah Di Bina Griya Remaja Jawa Barat Gusrian, Anaqi; Ramadhana, Maulana Rezi; Widya P, Chairunnisa
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan berdampak luas, baik bagi individu maupunmasyarakat. Salah satu upaya untuk menanganinya adalah melalui proses rehabilitasi sosial di lembaga seperti GriyaBina Remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal antara pembina dan remajadalam mendukung proses rehabilitasi. Fokus utama adalah pada kompetensi pembina sebagai komunikator dalamkomunikasi instruksional yang mencakup elemen-elemen seperti feedback, Feedforward, Noise Management,Communication Choice, channel, dan Code Switching. Dengan beberapa tema seperti support,tekad,emosional,strategidan masih banyak lagi. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, di mana datadikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pembina dan remaja sebagai informan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal yang hangat dan komunikatif antara pembina dan remaja sangatmempengaruhi efektivitas rehabilitasi. Kompetensi komunikasi pembina berperan penting dalam membangunkepercayaan, menciptakan suasana belajar yang kondusif, serta memfasilitasi perubahan perilaku positif pada remaja.Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi dalam lembagarehabilitasi sosial.Kata Kunci: komunikasi interpersonal, pembina, remaja bermasalah, rehabilitasi sosial, Griya Bina Remaja
PENGALAMAN KOMUNIKASI INTRAPERSONAL ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) Rizki NST, Aisyah Purnama; Ramadhana, Maulana Rezi; Widya P, Chairunnisa
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman komunikasi intrapersonal anak sebagai korbanKekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasiIntrapersonal merupakan proses berkomunikasi dengan diri sendiri melalui pikiran, perasaan, maupun penilaianterhadap pengalaman pribadi (Arbi, 2019), yang memiliki empat proses, yaitu sensasi, persepsi, memori, dan berfikir.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkanmelalui wawancara mendalam terhadap 10 informan yang merupakan anak dari keluarga dengan latar belakang KekerasanDalam Rumah Tangga (KDRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak cenderung memendam perasaan, sulit terbuka,dan tidak memiliki ruang diskusi dalam keluarga.Kata Kunci : Komunikasi Intrapersonal, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Anak
STUDI FENOMENOLOGI PERAN ISTRI SEBAGAI TULANG PUNGGUNG KELUARGA DI DESA KALIPUTU KUDUS Mahindira, Helena Amanda Fidela; Ramadhana, Maulana Rezi; Widya P, Chairunnisa
eProceedings of Management Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana keluarga beradaptasi dalam menghadapi tantangan hingga mampumenerima dan beradaptasi dengan perubahan peran dalam keluarga pada pekerja pelinting rokok di Desa Kaliputu,Kudus. Perubahan peran ini memicu ketegangan dalam komunikasi keluarga yang dianalisis menggunakan RelationalDialectics Theory (RDT) oleh Leslie Baxter dan Barbara Montgomery. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifdengan pendekatan fenomenologi dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitianmenunjukkan ketegangan dalam komunikasi keluarga umumya terjadi pada masa transisi ketika istri mulai mengambilperan sebagai tulang punggung keluarga. Seiring berjalannya waktu, keluarga mulai beradaptasi dan menerima kondisitersebut sehingga ketegangan cenderung mereda dan komunikasi menjadi lebih stabil. Penelitian ini memberikanpemahaman bagaimana keluarga menghadapi perubahan struktur peran dan pentingnya komunikasi dalam menjagakeharmonisan keluarga walaupun terjadi perubahan peran.Kata Kunci: Komunikasi Keluarga, Istri Tulang Punggung, Ketegangan.