Penelitian ini menganalisa pengaruh penggunaan media sosial dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadapkeputusan pembelian, dengan kepercayaan sebagai variabel mediasi pada akun Instagram @mcdonaldsid. Fenomenaboikot McDonald’s akibat isu sosial-politik menjadi latar belakang penelitian, mengingat dampaknya pada persepsidan perilaku konsumen, khususnya mahasiswa Generasi Z di Bandung. Metode yang dipakai ialah kuantitatif dengansurvei terhadap 170 mahasiswa aktif pengguna Instagram dan konsumen McDonald’s. Analisis data dilakukanmenggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS, meliputipengujian outer model untuk validitas dan reliabilitas, serta inner model untuk hubungan antarvariabel. Hasilpenelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media sosial dan eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadapkeputusan pembelian, serta kepercayaan konsumen juga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Selainitu, ditemukan bahwa kepercayaan konsumen mampu memediasi pengaruh eWOM terhadap keputusan pembeliansecara signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi digital marketing berbasis interaksi dan kepercayaandi media sosial, serta kekuatan eWOM dalam membentuk keputusan pembelian di era digital, terutama di kalanganGenerasi Z. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan dalam merancang strategi komunikasi yangrelevan, kredibel, dan interaktif untuk membangun loyalitas serta kepercayaan konsumen.Kata Kunci Media Sosial, Electronic Word of Mouth (eWOM), Kepercayaan Konsumen, Keputusan Pembelian,Instagram McDonald’s Indonesia