Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akad Salam Pada Pelaksanaan Paket Lebaran (Studi Pada “Paket Alisadiyah” di Kp. Bangkonol Ds. Batok Tenjo Bogor) Hidayat, Fahrul; Gojali; Warmin; Sukriyadin Zebua; Rahmawati
Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS) Vol. 6 No. 2 (2025): Journal of Islamic Business Management Studies (JIBMS)
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jibms.v6i2.746

Abstract

Menjelang Lebaran, harga kebutuhan pokok biasanya meningkat sehingga masyarakat mengantisipasinya dengan menabung atau memesan kebutuhan lebih awal, salah satunya melalui program paket Lebaran dengan sistem pembayaran bertahap. Namun, dalam praktiknya, program paket Lebaran ini sering kali jauh dari nilai-nilai syariah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan pengelolaan program paket Lebaran di Paket Alisadiyah; (2) menganalisis pelaksanaan pengelolaan tersebut ditinjau dari akad salam; dan (3) mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program paket Lebaran di Alisadiyah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta teknik analisis data deskriptif-kualitatif untuk mendeskripsikan hasil temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program paket Lebaran di Alisadiyah dilakukan dengan skema pembayaran angsuran selama 330 hari (sekitar 47 minggu), di mana anggota melakukan pembayaran bertahap hingga menerima paket satu minggu sebelum Hari Raya Lebaran. Namun, dari perspektif akad salam, praktik ini belum sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam karena tidak memenuhi syarat kejelasan barang dan harga yang pasti. Secara teoritis, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kajian akad salam dalam konteks praktik jual beli modern berbasis komunitas. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi lembaga keuangan syariah atau pengelola paket Lebaran dalam merancang skema pembayaran dan akad yang sesuai dengan prinsip syariah.
Pengembangan Umkm Maklor : Integrasi Kreativitas Kuliner Dengan Prinsip Bisnis Syariah Melalui Program Kkn Di Desa Mekarwangi Kabupaten Tangerang Sukriyadin Zebua; Jaya Wijaya Irawan; Sifa Oktavia; Indah Tri Suci; Hasanah
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4109

Abstract

Usaha mikro memiliki peran strategis dalam menyerap tenaga kerja serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang mengandalkan sektor informal sebagai penopang kesejahteraan. Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Mekarwangi, khususnya dalam pengembangan produk kuliner maklor (makaroni telur) yang memiliki potensi pasar cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan inovasi produk, memperkuat literasi keuangan sederhana, serta mengenalkan prinsip-prinsip bisnis syariah yang dapat diterapkan secara praktis oleh pelaku usaha. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang memungkinkan pelaku UMKM terlibat aktif mulai dari proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan teknis, hingga tahap evaluasi. Pendekatan ini memastikan bahwa setiap kegiatan disesuaikan dengan kondisi nyata masyarakat dan kebutuhan usaha mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan produksi, kreativitas dalam mengembangkan variasi rasa, serta peningkatan pemahaman peserta terhadap strategi pemasaran digital. Selain itu, pelaku UMKM mulai mampu memadukan aspek inovasi dengan prinsip bisnis syariah seperti kejujuran, keterbukaan, dan prinsip halal–thayyib dalam menjalankan usahanya. Beberapa UMKM telah menjadikan maklor sebagai produk unggulan dan mulai memasarkan secara lokal maupun melalui platform digital. Program ini membuktikan bahwa pelatihan yang terstruktur dan terintegrasiༀdengan nilai-nilai syariah mampu meningkatkan daya saing UMKM serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Model pendampingan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.