Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Debt Maturity, Environmental Social Gouvernance, Leverage Dan Firm Size Terhadap Efisiensi Investasi: (Studi Pada Sektor Pertambangan Yang Terdaftar BEI Periode 2021-2024) Salsabila, Nadia Febi; Trihudiyatmanto, M.; Efendi, Bahtiar
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah Vol. 5 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : UP2MF Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/kmg67h88

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Debt Maturity, Environmental Social Governance (ESG), Leverage, dan Firm Size terhadap Efisiensi Investasi pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Metodologi – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI. Melalui teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 23 perusahaan dengan total 92 data observasi. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan software SPSS versi 25. Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Variabel Debt Maturity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Efisiensi Investasi dengan nilai t hitung -7,781 dan signifikansi 0,000 < 0,05. (2) Variabel Environmental Social Governance (ESG) berpengaruh terhadap Efisiensi Investasi dengan nilai t hitung 2,183 dan signifikansi 0,032 > 0,05. (3) Variabel Leverage tidak berpengaruh terhadap Efisiensi Investasi dengan nilai t hitung -0,043 dan signifikansi 0,591 > 0,05. (4) Variabel Firm Size berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Efisiensi Investasi dengan nilai t hitung -5,955 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan (Uji F), seluruh variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Fhitung 17,790. Keterbatasan – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang hanya terfokus pada sektor pertambangan serta adanya beberapa perusahaan yang tidak mempublikasikan laporan ESG secara lengkap selama periode penelitian. Agenda penelitian yang akan datang – Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas objek penelitian pada sektor lain atau menambahkan variabel independen lain seperti kualitas audit atau komite audit yang mungkin memiliki pengaruh lebih kuat terhadap efisiensi investasi.